PATROLI POST : Dimensi Baru Informasi

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Denpasar Badung

Hari Ini Kadisdikpora Denpasar Dipanggil Dewan

E-mail Cetak PDF

DENPASAR - Bali Tribun

Untuk mengatasi semua persoalan sekolah di Kota  Denpasar, mulai dari kepala sekolah malas, ruang kelas yang kurang hingga masalah banjir, DPRD setempat memanggil Kadisdikpora I Gusti Lanang Jelantik, Senin (23/8) hari ini.

Ketua Komisi D yang membidangi dunia pendidikan, I Wayan Sugiarta SE, akhir pekan kemarin mengatakan, pemanggilan itu untuk mengetahui sejauh mana tanggung jawab yang telah dilaksanakan Kadisdikpora tersebut. “Pemanggilan ini bertujuan mengetahui apa sebenarnya yang terjadi dengan dunia pendidikan kita,” sambungnya.

 Dewan, kata Sugiarta, telah menerima laporan warga Banjar Pengukuh, dan Banjar Jurang Asri yang menuntut Kepsek SDN 2 Peguyangan dipecat karena tidak mampu menjalankan tugas dengan baik. Sedangkan terkait persoalan di SDN 7 Sesetan, yakni masalah overload.

 Kondisi lain yang cukup memprihatinkan terjadi di SDN 3 Sesetan yang sering kali mengalami banjir, juga SDN 4 Sesetan yang tembok pembatas sekolah terlalu rendah sehingga dimanfaatkan para siswa melompat pagar saat masuk dan pulang sekolah.

Sugiarta menegaskan, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban dana anggaran perubahan untuk renovasi sekolah senilai Rp850 juta. Di mana, Sejauh ini, dewan belum melihat kegiatan nyata dari Disdikpora untuk merenovasi sekolah yang layak untuk direnovasi. ''Semestinya Disdikpora menggunakan dana yang telah disetujui dalam anggaran perubahan untuk merenovasi sekolah, tidak perlu nunggu dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK),'' pungkasnya. sen

LAST_UPDATED2
 

Bali Alokasikan Rp22 M Untuk Bedah Rumah

E-mail Cetak PDF
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}

DENPASAR-Bali Tribun

Guna mengentaskan kemiskinan di Bali, Pemprov Bali mengalokasikan dana Rp22,4 miliar lebih dari APBD Induk untuk melaksanakan program bedah rumah bagi rumah tangga miskin (RTM). Demikian disampaikan Gubernur Made Mangku Pastika, Minggu (22/8) kemarin.

 Dikatakan, program tersebut menyasar RTM di tujuh kabupaten di Bali, kecuali Badung dan Denpasar. ”Program bedah rumah itu salah satu program yang telah dicanangkan dalam konsep Bali Mandara (Bali yang Maju Aman Damai dan Sejahtera),” katanya. Program pengentasan kemiskinan itu dilakukan secara bertahap sehingga tidak ada lagi warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. ”Alasan kami menggarap program bedah rumah, karena rumah adalah salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan. Bagaimana bisa hidup, kalau tempat berteduh saja tidak layak huni?” ucapnya.

Gubernur yakin warga yang hidup di bawah garis kemiskinan bisa dikurangi bahkan dihapus bila masyarakat memiliki visi yang sama, yakni dengan bekerja keras. ”Kami ajak warga untuk dapat keluar dari garis kemiskinan dengan semangat bekerja keras di segala sektor,” ujarnya.

Dijelaskan gubernur, penduduk Bali sebagian besar bergelut pada sektor pertanian, karenanya melalui program Simantri juga diharapkan bisa mewujudkan kesejahteraan warga. ”Sasaran program ini adalah pemberdayaan potensi pertanian secara terpadu dengan target terjadinya peningkatan pendapatan petani,” katanya.

Mantan Kapolda Bali ini mengatakan, pola kemitraan dalam Simantri pengelolaan hasil produksi di sektor pertanian dalam arti luas, bisa membuka peluang usaha baru di sektor pertanian.

Sementara Kadis Pertanian Tanaman Pangan Bali, Putra Suryawan mengatakan, sistem ini sebagai upaya terobosan mempercepat adopsi alih teknologi pertanian kepada masyarakat pedesaan. Ia mengatakan, Simantri mengintegrasikan kegiatan sektor pertanian dengan pendukungnya baik vertikal maupun horizontal sesuai potensi wilayah. bob

 

Parkir di Badan Jalan, Boche ‘Disemprit’ Dishub

E-mail Cetak PDF

MANGUPURA – Bali Tribun

Baru buka, Boche langsung disemprit Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi  Badung. Karaoke dan bar yang baru dibuka Jumat (19/8) lalu ini diberi peringatan keras karena menggunakan badan jalan sebagai kantong parkir. Pihak Boche diminta menyediakan lahan parkir sendiri.

Kadishubinfokom Badung I Made Sutama, Minggu (21/8) menyatakan, pihaknya tidak pernah  memberikan rekomendasi kepada karaoke dan bar yang beralamat di jalur sibuk By Pas Ngurah Rai, Kuta ini menggunakan  badan jalan sebagai parkir kendaraan pengunjung. "Dishub belum memberi rekomendasi apapun untuk Boche. Jadi harus punya lahan parkir sendiri, jangan gunakan jalan," ujarnya geram.

Jika Boche mengajukan permohonan rekomendasi, pejabat asal Pecatu ini mengaku tidak serta merta akan mengabulkan. Sebab, ada kajian dan analisa  yang harus dilakukan. Apakah akan berdampak kemacetan atau tidak terhadap lalu lintas di sekitarnya. Apalagi, kata dia, jalur lalu lintas Nusa Dua padat. "Harus dilakukan kajian dan analisa mengenai dampak lalu lintas, tidak sembarang kita memberi rekomendasi," tegas Sutama.

Di bagian lain, anggota Dewan Badung IB Sunartha mendesak Dishubinfokom Badung memberi tindakan tegas kepada Boche. Anggota Komisi A ini mengatakan, tempat hiburan apalagi sekelas Boche yang tergolong elit, sudah menjadi keharusan memiliki areal parkir memadai. “Pemkab mestinya teliti dalam memberi izin. Jangan asal keluarkan izin. Kepada Dinas Perhubungan kita minta supaya memberikan tindakan tegas,” pinta politisi PDIP ini. ana

LAST_UPDATED2
 


Lintas Iklan Mini

Dijual rumah cepat, Jln Tukad Gangga No 11 Exclusive. Hub 081236xxxx

Editorial

Ulti Clocks content

Koneksi internet anda terhubung dari IP 38.107.191.106