Aktor Ray Sahetapy Mengembuskan Napas Terakhir: Selamat Jalan Ayah

ray sahetapy 2222xxx
Aktor legendaris Indonesia, Ferenc Rayman Sahetapy lebih dikenal dengan nama Ray Sahetapy. (ist)

JAKARTA | patrolipost.com – Kabar duka datang dari dunia perfilman nasional. Aktor legendaris, Ferenc Rayman Sahetapy atau lebih dikenal dengan nama Ray Sahetapy dikabarkan mengembuskan napas terakhir pada Selasa malam (1/3/2025).

Meninggalnya pemeran kawakan tersebut diketahui dari unggahan di Instagram dari Surya Sahetapy, anak ketiganya hasil pernikahan dengan Dewi Yull.

“Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy We always cherish the memories with you. Titip salam cinta dan kangen ke kak Giscka.”

Seperti diketahui, anak sulung Ray Sahetapy dan Dewi Yull, Gisca Putri Agustina Sahetapy, mengembuskan napas terakhir pada 2010 silam setelah berjuang melawan meningitis.

Unggahan tersebut disertai dengan foto Surya bersama sang ayah semasa hidupnya.

Sampai saat ini belum diketahui apa penyebab pria kelahiran Donggala 1 Januari 1957 itu meninggal dunia. Namun, diketahui bahwa aktor papan atas itu sempat terkena stroke sejak 2023 lalu.

Sejak terkena stroke, Ray Sahetapy menjalani perawatan yang difasilitasi anak-anak dan keluarga. Dan, sejak saat itu pula Ray dikabarkan harus istirahat total dan berhenti berkiprah di dunia film yang membesarkan namanya.

Penyanyi Dewi Yull, yang merupakan mantan istri Ray Sahetapy pun me-repost unggahan dari Surya Sahetapy.

“Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, telah berpulang ayah dari anak-anakku,” tulis duet serasi Broery Marantika itu pada caption unggahan tersebut.

Ray Sahetapy sendiri dikenal sebagai pemeran yang sudah malang-melintang di dunia seni peran Indonesia. Sejak debut bermain dalam film Gadis (1980), telah banyak judul film yang dibintanginya. Satu di antaranya yang paling ikonik adalah saat dia berperan sebagai Tama, tokoh antagonis psikopat dalam film laga Thr Raid (2012).

Kondisi Memburuk Sebulan Terakhir
Adik kandung Ray Sahetapy, Noudy Sahetapy, mengungkapkan kondisi kesehatan sang kakak memang memburuk dalam beberapa bulan terakhir.

“Beliau sudah sakit hampir dua tahun. Sebulan terakhir sempat dirawat di RSPAD, tetapi Tuhan berkehendak lain. Selasa malam sekitar pukul 21.04 WIB, beliau mengembuskan napas terakhir,” ujar Noudy.

“Kalau enggak salah tiga kali beliau kritis. Memang selama ini tidak diekspose dan terakhir tadi sudah enggak respons lagi. Jadi sempat di pompa,” tambahnya.

Ray Sahetapy diketahui telah berwasiat kepada keluarganya untuk dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Sibowi, Sulawesi Tengah. (305/jpc/bsc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *