BANGLI | patrolipost.com – Minimnya anggaran promosi pariwisata mendapat tanggapan dari kalangan anggota DPRD Bangli. Sebagai salah satu pendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), sudah selayaknya sektor ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Hal tersebut diutarakan anggota DPRD Bangli I Wayan Sutama, Minggu (5/7/2026).
Politisi Partai Golkar ini melihat sejauh ini sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang terbesar PAD Bangli .Agar bisa mengoptimalkan dan meningkatkan pendapatan, sektor ini harus dibarengi dengan gencarnya melakukan promosi yang bertujuan mengenalkan destinasi sehingga mendorog minat dan meyakinkan wisatawan untuk berkunjung dan melakukan transaksi.
”Lewat promosi kita bisa menyampaikan keberadaan fasilitas dan keunggulan suatu objek wisata kepada calon wisatawan,” kata mantan Perbekel Kintamani ini.
Kata Wayan Sutama, dengan anggaran promosi pariwisata hanya sebesar Rp 130 juta setahun sudah barang tentu promosi tidak bisa dilakukan secara optimal.
“Paling dengan anggaran yang ada hanya bisa mengikuti 2 sampai 3 kali event promosi,” sebutnya.
Pihaknya selaku Dewan yang kini duduk di badan anggaran (Banggar) siap memperjuangkan peningkatan anggaran untuk promosi pariwisata.
“Kami memiliki keyakinan jika pariwisata di Bangli dikelola dengan profesional akan mampu meningkatkan PAD yang mana di tahun 2025 baru ada di angka Rp 42 miliar,” kata Wayan Sutama. (750)
