Bupati Satria Groundbreaking Coffe Shop Co Lab Brew di RSUD Klungkung

coffe shop
Bupati Satria resmikan Co Lab Brew RSU Klungkung. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya mengubah paradigma masyarakat terhadap lingkungan rumah sakit. Bupati Klungkung I Made Satria, secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan coffee shop “Co Lab Brew by Kamadhuk” di kawasan RSUD Kabupaten Klungkung, Senin (28/9/2026).

Pembangunan fasilitas pendukung ini merupakan bentuk kerja sama kelembagaan antara RSUD Klungkung dengan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kamadhuk.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan bahwa kehadiran coffee shop ini diharapkan dapat menghilangkan rasa cemas atau trauma masyarakat saat mendatangi rumah sakit, serta menguatkan konsep “Rumah Sehat”.

“Kami ingin menghilangkan paradigma bahwa rumah sakit adalah tempat yang menakutkan. Rumah sakit ini adalah rumah sehat. Melalui suasana yang nyaman dan fasilitas pendukung yang baik, kita ingin menanamkan sugesti positif kepada masyarakat agar pasien yang berobat bisa lebih cepat sembuh,” ujar Satria.

Ia juga menambahkan bahwa penataan lingkungan RSUD Klungkung akan terus ditingkatkan agar semakin indah, asri, dan memberikan kesan positif bagi setiap pengunjung.

Sementara itu, Manajer KPN Kamadhuk I Made Mahadi Dwipradnyana, menjelaskan bahwa Co.Lab Brew mengusung semangat kolaborasi (collaboration). Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan usaha KPN Kamadhuk dalam pengelolaan coffee shop berbasis kemitraan kelembagaan.

“Kami tidak hanya ingin menghadirkan tempat untuk menikmati kopi dan makanan, tetapi juga fasilitas pendukung yang memberikan kenyamanan ekstra bagi pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum yang beraktivitas di lingkungan rumah sakit,” kata Mahadi.

Direktur RSUD Klungkung dr I Nengah Winata, menyambut baik kerja sama strategis ini. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya pembangunan coffee shop ditanggung sepenuhnya oleh pihak KPN Kamadhuk, sedangkan pihak RSUD menyediakan lahan melalui sistem sewa.

“Fasilitas ini disiapkan untuk melayani semua pihak, baik pengunjung yang sehat maupun pasien yang sedang berobat. Mengenai pendanaan, seluruhnya berasal dari Kamadhuk. Pihak RSUD hanya menyediakan tempat dan menerima pendapatan dari biaya sewa,” jelas dr Winata.

Melalui sinergi ini, keberadaan Co.Lab Brew diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan non-medis sekaligus menambah kenyamanan dan estetika di lingkungan RSUD Klungkung. (roni)

Pos terkait