Bupati Satria Hadiri Penilaian Lapangan Lomba Bali Swacitta Nugraha 2026

lomba1
Bupati Satria saat menghadiri penilaian lapangan Lomba Bali Swacitta Nuraha 2026. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri secara langsung kegiatan Penilaian Lapangan Lomba Anugerah “Bali Swacitta Nugraha” Provinsi Bali Tahun 2026. Lomba diadakan  di Basecamp Kelompok Pecinta Karang Nuansa Pulau, Banjar Bodong, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (25/6/2026). 

Kehadiran Bupati ini merupakan wujud dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inovasi lingkungan hidup berbasis kemasyarakatan. Dalam ajang tahunan ini, Kabupaten Klungkung menampilkan inovasi unggulan bertajuk “Metode Pelestarian Terumbu Karang Ramah Lingkungan Berbasis Masyarakat di Desa Ped” yang diinisiasi oleh inovator lokal I Nyoman Kariawan.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tim Penilai Provinsi Bali serta seluruh komponen masyarakat Desa Ped yang telah menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam bawah laut.

“Wilayah Nusa Penida dianugerahi kekayaan sumber daya laut yang luar biasa. Terumbu karang bukan hanya menjadi habitat bagi berbagai biota laut, tetapi juga merupakan penopang utama sektor perikanan, konservasi, dan pariwisata bahari yang menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, inovasi Metode Pelestarian Terumbu Karang Ramah Lingkungan Berbasis Masyarakat ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat kita memiliki kemampuan untuk menghadirkan solusi yang sederhana, efektif, dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar rehabilitasi fisik terumbu karang, tetapi juga membangun kesadaran kolektif lintas generasi.

Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap agar inovasi yang berkembang di Desa Ped ini dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya, baik di lingkungan Kabupaten Klungkung maupun di kabupaten/kota lain di Provinsi Bali. 

Dengan demikian, dampak positif dari kelestarian laut ini dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan. Di akhir sambutannya, Bupati juga memohon dukungan dari Tim Penilai agar inovasi swadaya masyarakat yang telah memberikan dampak nyata ini memperoleh apresiasi yang layak. Hal tersebut dinilai penting sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian tanpa lelah masyarakat Desa Ped dalam menjaga benteng pertahanan ekologi laut Bali.

Acara penilaian lapangan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Bali, Tim Penilai Lomba Provinsi Bali, para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Klungkung, Camat Nusa Penida, Perbekel Desa Ped, dan kelompok Nuansa Pulau. (roni)

Pos terkait