BANGLI | patrolipost.com – Dampak cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari belakangan menyebabkan bencana di beberapa titik di wilayah Bangli. Hujan deras menyebabkan Dinding Penahan Tanah (DPT) di SMPN I Bangli tergerus longsor.
Selain itu angin kencang menyebabkan bangunan semi permanen di Banjar Linjong Desa Tiga Kecamatan Susut roboh dan menimpa 1 unit kendaraan roda empat dan beberapa sepeda motor serta 1 meja billiard.
Waka Prasarana SMPN 1 Bangli Sang Putu Sugiarta mengatakan longsor terjadi dua kali di sebelah Timur Padmasana SMPN 1 Bangli.
“Longsor pertama terjadi pukul 08.50 Wita dan longsor susulan di sebelah Utaranya sekitar pukul 9.30 Wita dengan panjang longsor mencapai 20 meter dengan kedalaman 15 meter,” ungkapnya.
Menurut Sang Putu Sugiarta karena rawan longsor sejatinya di tahun 2018 terhadap DPT dilakukan penguatan dengan struktur batu bronjong.
Kata Sugiarta lokasi longsor biasanya kerap dilewati para siswa. Sebab, lokasinya cukup dekat dengan kantin. Selain itu, dampak longsor tersebut juga mengancam keberadaan bangunan Padmasana sekolah yang jaraknya kurang lebih 6 meter dari titik longsor.
”Coba lihat, di beberapa titik mulai retak-retak,” sebutnya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, pihak sekolah telah memasang pagar darurat dari kampil dan pihak Kepolisian juga sudah memasang police line. Diketahui, di bawah lokasi longsor merupakan sungai mati. Hanya saja, saat hujan airnya sangat deras dari arah Utara.
“Kondisi tanahnya memang sangat labil, karena merupakan tanah timbunan,” jelas Sugiarta.
Tindak lanjut dari itu, pihak sekolah telah melapor ke Dinas Pendidikan dan Olah Raga guna mendapat penanganan lebih lanjut
Sementra Kapolsek Susut AKP I Nyoman Sucipta mengatakan angin kencang menyebabkan dua banguanan yakni garase dan Gudang milik Ketut Sudiasa (49) warga Banjar Linjong, Desa Tiga, Kecamatan Susut roboh pada Senin (23/2/2026) sekira pukul 21.00 Wita.
Kata AKP Nyoman Sucipta dalam kejadian malam hari tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja robohnya bangunan semi permanen tersebut menyebabkan 1 unit mobil jenis Terios dan 4 unit sepeda motor serta 1 meja billiard alami kerusakan karena tertimpa material bangunan yang roboh.
”Melihat kerusakan kendaraan dan bangunan kerugian materil sekitar Rp 150 juta,” kata AKP I Nyoman Sucipta. (750)






