DPRD Bangli Ingatkan Perlu Kehati-hatian Dalam Salurkan Bantuan Pasca  Bencana

bale kulkul1
Kondisi bale kulkul Pura Puser Tasik, Desa Bangbang. (ist)

BANGLI |patrolipost.com – Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik di wilayah Bangli. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli.

Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi.

Bacaan Lainnya

Politisi asal Desa Bangbang, Tembuku ini mengatakan, penanganan pascabencana tidak boleh sekadar formalitas, melainkan harus menyasar objek yang benar-benar terdampak dan memiliki nilai strategis. Ia mencontohkan kerusakan bale kulkul di Pura Puser Tasik, Desa Adat Bangbang, Kecamatan Tembuku, yang rusak akibat tertimpa dahan pohon beringin.

Menurutnya perbaikan bale kulkul ini perlu mendapat perhatian karena tidak hanya rusak akibat bencana, tetapi juga merupakan bangunan cagar budaya. Perbaikannya harus dilakukan dengan kehati-hatian, baik dari sisi teknis maupun penganggaran, agar nilai sejarah dan budaya tidak hilang.

“Harus ada perhatian dari pemerintah terhadap bangunan yang rusak akibat bencana ini. Tidak hanya bale kulkul, tapi semua, yang terdampak bencana tersebar di empat kecamatan,” jelasnya.

Selain itu untuk penanganan pasca bencana, Kartika juga menekankan pentingnya langkah mitigasi. Ia meminta dinas terkait segera menindaklanjuti keberadaan pohon-pohon rawan tumbang, terutama yang berada di sepanjang jalur utama.

Diketahui, cuaca ekstrem di Bangli mengakibatkan kerusakan beberapa fasilitas. Selain bale kulkul di Bangbang, bangunan Bale Pesandekan di Pura Dalem Gede, Desa Adat Banua, Kecamatan Kintamani, juga roboh diterjang angin kencang, Kamis (23/1/2026). Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 350 juta  (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *