BANGLI | patrolipost.com – Pemanfaatan Gedung Pusat Layanan Usata Terpadu (PLUT) Bangli, sejauh ini dinilai masih belum maksimal. Fungsi gedung PLUT targetnya untuk menampung UMKM, dimana pelaku UMKM bisa memajang dan menjual produknya lewat pemerintah daerah dengan fasilitas Gedung PLUT.
“Namun kenyataannya, tidak pernah ada. Kecuali jika ada arahan kedatangan tamu, dan itu pun sangat jarang,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Bangli I Nengah Darsana, Senin (13/4/2026).
Menurut Darsana pemanfaatan gedung PLUT tidak maksimal. “Di awal pembangunannya saja, gaungnya begitu besar. Namun manfaatnya setelah berdiri justru belum maksimal. Belum ada kita lihat UMKM yang berjualan menghasilkan profit di sana,” ungkap politisi Partai Golkar ini.
Selain itu Darsana juga mencibir pembangunan-pembangunan di Bangli yang menghabiskan dana besar, belum jelas kelanjutannya. Salah satunya kelanjutan pembangunan Sasana Budaya dan pembangunan rumah dinas. Padahal, di satu sisi masih banyak keluhan masyarakat, seperti jalan rusak dan putus belum tertangani dengan baik.
“Jika Pemerintah memikirkan rakyat, jalan rusak dan jalan putus yang cukup banyak sebagai akibat dampak bencana, itu mestinya menjadi skala prioritas untuk diperbaiki,” tegasnya. (750)
