Epilepsi Kambuh, Warga Desa Tiga Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

epilepsi
Petugas saat lakukan olah TKP. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Masyarakat Banjar Penglumbaran Kangin, Desa Tiga, Kecamatan Susut digegerkan kejadian meninggalnya I Nengah Parwadi alias Nang Par (43) di rumah milik I Nyoman Aman (47), warga setempat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar, pada Kamis (3/4/2025) sekira pukul 07.00 Wita. Kuat dugaan korban meninggal karena penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh.

Kanit Reskrim Polsek Susut Ipda I Nengah Wiranata saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Petugas bersama tim medis telah turun ke lokasi guna lakukan penyelidikan,” ujar Ipda Wiranata.

Bacaan Lainnya

Kata Ipda Wiranata meninggalnya korban diketahui ketika saksi yang tak lain anak korban yakni I Putu Arta (12) bermaksud membangunkan bapaknya karena hingga siang belum juga bangun. Saat masuk ke dalam kamar, Putu Arta melihat bapaknya tidur dalam posisi tengkurap di lantai kamar.

Karena curiga taka da jawaban, lantas Putu Arta memanggil I Nyoman Aman. Selanjutnya Nyoman Aman langsung menuju kamar tempat korban tidur. Dilihatnya korban tidur tengkurap di lantai kamar dalam keadaan kaku dan tidak bernafas serta dari mulut mengeluarkan buih dan darah. Selanjutnya I Nyoman Aman bersama I Putu Arta mengangkat tubuh korban dan membaringkan di atas kasur.

Sementara dari hasil pemeriksaan medis oleh dr Adiguna dari Pukesmas Susut 1 tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

”Dari hasil pemeriksaan dokter dapat disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat mengalami pecah pembuluh darah di kepala,” tegas Ipda Wiranata. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *