HUT PGSDT Klungkung, Bupati Satria Ajak PGSDT Guyub Masemeton

bupati 1aaaa
Bupati Klungkung, I Made Satria hadiri HUT PGSDT Kabupaten Klungkung ke-56 di Wantilan Pura Dalem Tampuagan, Jumat (4/4). (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Ny Eva Satria menghadiri HUT Para Gotra Sentana Dalem Tarukan (PGSDT) Kabupaten Klungkung yang ke-56 di Wantilan Pura Dalem Tampuagan, Sengguan Klungkung, Jumat (4/4).

Turut hadir Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Ida Dalem Semara Putra dan undangan terkait lainnya.

Bupati Satria mengapresiasi pelaksanaan HUT PGSDT di Kabupaten Klungkung yang dilaksanakan dengan acara sederhana tetapi penuh makna dengan melaksanakan konsep tri hita karana, dimulai dengan kegiatan persembahyangan sebagai wujud rasa syukur dan bhakti kepada ida sang hyang widhi wasa sebagai parhyangan, pemberian bantuan untuk semeton yang implementasi konsep pawongan dan rasa satya mesemeton dan cinta.

“Saya berharap PGSDT Kabupaten Klungkung dapat ikut serta dalam mendukung pembanguan di Kabupaten Klungkung dengan visi nangun sat kerthi loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana dalam Bali era baru menuju Klungkung mahotama (maju, harmonis, tentram, dan makmur),” ujar Bupati Satria.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh semeton PGSDT untuk selalu menjaga semangat masemeton, rasa sradha bhakti ring leluhur, eling ring kawitan dan guyub masemeton, sebagai modal
dalam melaksanakan dharma agama pasemetonan dan dharma negara.

“Pasemetonan jangan menjadi kelompok-kelompok yang berbeda tetapi menjadi organisasi atas dasar persamaan dan ikatan kekeluargaan leluhur yang menjadi pemersatu seluruh umat Hindu di Bali dan Klungkung pada khususnya,” ajak Bupati asal Nusa Penida ini.

Ketua Panitia HUT PGSDT Kabupaten Klungkung, Ketut Sena mengatakan, HUT PGSDT yang ke-56 mengambil tema “vasudhaiva kutumbakam berlandaskan Tri Hita Karana, Menuju Klungkung Mahottama ( Maju, Harmonis, Tentram, Makmur )” Adapun rangkaian dilaksanakan HUT PGSDT juga kegiatan penguatan gelaran kepemangkuan, parikrama dan tata titi nganteb upacara kepada seluruh pemangku PGSDT se Kabupaten Klungkung, dimana hal ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang sama terkait dengan tata titi nganteb banten.

“Keberadaan pasemetonan PGSDT di Kabupaten Klungkung saat ini sudah ada 125 Dadia dengan jumlah 9500 orang,” ujar Ketut Sena. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *