BANGLI | patrolipost.com – Keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) khususnya jenis lampu jamur di Kota Bangli terkesan mubazir. Pasalnya, pencahayaan lampu jamur tidak maksimal karena tertutupi dahan pohon perindang.
Kondisi ini terpantau di beberapa ruas jalan utama Kota Bangli seperti di ruas Jalan Ngurah Rai, Jalan Merdeka dan ruas Jalan Penelokan Kintamani.
Menurut salah seorang warga, I Wayan Sudiarta sejatinya keberadaan lampu penerangan jalan umum sangat penting. Yakni selain untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna jalan di malam hari juga akan menambah kesan hidup suatu kawasan.
Sementara untuk jenis lampu jamur, dia melihat banyak lampu pencahayaan tidak maksimal karena pencahayaan lampu terhalang dahan pohon perindang.
“Cahaya lampu tertutup dahan pohon perindang sehingga praktis di areal titik lampu gelap,” sebutnya.
Agar keberadaan PJU tidak mubazir maka pihaknya berharap OPD terkait melakukan pemangkasan pohon perindang yang menutup titik lampu PJU jenis lampu jamur tersebut.
Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli I Putu Ganda Wijaya mengatakan sejak beberapa hari terakhir pemangkasan pohon perindang tidak bisa dilakukan karena mobil pemangkas (crane) dalam kondisi rusak.
”Mobil crane rusak dan sedang dalam proses perbaikan,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Kata Putu Ganda selain untuk menunjang operasional kantor, mobil crane tersebut juga sering dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan OPD lain dan juga membantu kegiatan masyarakat umum.
“Kalau mobil sudah selesai diperbaiki kami fokus untuk melakukan pemangkasan pohon perindang yang halangi PJU,” kata Putu Ganda. (750)






