SEMARAPURA | patrolipost.com – Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, Pemkab Klungkung berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Utama dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan Pemkab Klungkung dalam memastikan akses layanan kesehatan yang luas dan merata bagi masyarakatnya melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan diterima oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra yang hadir mewakili Bupati Klungkung, dalam acara Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage yang berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kabupaten Klungkung menjadi salah satu dari 54 pemerintah daerah di seluruh Indonesia yang menerima UHC Award Kategori Utama. Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang mampu menjamin tingkat kepesertaan JKN penduduknya melampaui ambang batas yang ditetapkan Pemerintah Pusat, sekaligus menjaga mutu layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Sementara itu Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan keberhasilan kolaborasi lintas sektoral dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan. Menurutnya, Program JKN menjadi instrumen negara dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang adil dan merata. Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen kuat pemerintah daerah.
“Hingga 31 Desember 2025, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen dari total penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 81,45 persen. Capaian tersebut sekaligus melampaui target nasional yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029,” tegas Ghufron.
Kepala daerah memiliki pengaruh langsung terhadap keberhasilan tersebut, khususnya dalam mendorong penduduk untuk terdaftar dan memastikan keberlangsungan kepesertaan aktif melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah. Menurut Ghufron, ketika kepala daerah memiliki komitmen yang kuat, maka perlindungan kesehatan masyarakat dapat diwujudkan secara lebih merata.
“Sejalan dengan agenda pembangunan Global Sustainable Development Goals Tahun 2030, Indonesia menempatkan Universal Health Coverage sebagai salah satu indikator utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program JKN yang menjadi indikator pencapaian target SDGs 3.8, dengan tujuan mencakup seluruh penduduk pada tahun 2030,” terang Ghufron. (roni)





