BANGLI | patrolipost.com – Kematian Ketut Selamat (49) warga Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tertindih sepeda motor di jalan perkebunan menuju Pondokan Dadem, Desa Sukawana, Selasa (6/10) masih menyimpan misteri. Guna memastikan penyebab kematian korban yang awalnya diduga alami kecelakaan lalulintas, polisi telah melakukan autopsi jenazah di Rumah Sakit Bayangkara Denpasar.
Namun pihak Kepolisian belum menyampaikan hasil autopsi tersebut. “Diindikasikan tidak murni laka lantas. Petugas masih lakukan pendalaman,” ujar Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Ngakan Ketut Erawan Peramita, Jumat (9/10/2026).
Sementara Kapolsek Kintamani Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa sebelumnya mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Inggris, Mike Lambrou, sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, Mike bersama anaknya tengah offroad melintas di jalur perkebunan kawasan hutan Desa Sukawana.
Mike melihat seorang pria tergeletak dalam posisi tertimpa sepeda motor Honda Beat warna merah dengan nomor polisi DK 2664 FDJ. Pria yang belakangan diketahui bernama Ketut Selamat itu saat ditemukan dalam kondisi berlumuran darah. Melihat hal tersebut, Mike segera menolong dengan memindahkan sepeda motor yang menindih tubuh korban.
“Saksi langsung mengecek urat nadi dan saksi mengira korban sudah dalam keadaan meninggal,” ungkap Rimbawa,
WNA itu kemudian berhasil menghentikan seorang warga Jro Widiarta yang melintas di jalur Desa Siakin. Jro Widiarta yang mendapati korban tergeletak menghubungi keluarga korban dan menyampaikan kepada Kepala Dusun Banjar Sukawana yang selanjutnya melapor ke Polsek Kintamani. (750)
