SEMARAPURA | patrolipost.com – Polres Klungkung meringkus 3 pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi. Pelaku memanfaatkan kelangkaan BBM dengan melakukan penimbunan, kemudian dijual dengan harga tinggi.
Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat didampingi Kasat Reskrim AKP Reno Candra Wijaya dalam keterangan persnya Jumat (16/10/2026) menjelaskan, ke-3 pelaku yang berhasil diamankan di hari yang sama dan tempat berbeda.
TKP dimana yang pertama pada Kamis, 15 Oktober 2026, sekira pukul 21.00 Wita bertempat di sebuah rumah beralamat di Dusun Kangin Desa Bakas Kecamatan Banjarangkan. TKP kedua pada hari Kamis,15 Oktober 2026, sekira pukul 22.30 Wita, bertempat di Banjar Pekandelan Desa Akah Kecamatan Klungkung. TKP ketiga pada Kamis, 15 Oktober 2026, Sekira pukul 22.00 Wita bertempat di Dusun Pundukdawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan.
Adapun modus operandi pelaku 1 inisial IKM laki-laki (53) melakukan pengambilan BBM jenis Pertalite dengan mempergunakan mobil di SPBU Jumpai. Setelah berhasil melakukan pengisian, pelaku kemudian menyedot kembali dengan mempergunakan selang dan menampung di botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter.
“Pelaku kemudian melakukan penjualan online (pesan status/story akun Facebook) dengan sistem penjualan CoD (Cash on Delivery) di sebuah rumah yang beralamat di Dusun Kangin Desa Bakas Kecamatan Banjarangkan dengan harga Rp.50.000/ 1,5 liter (botol bekas air mineral),” ujar Mikael Hutabarat.
Sedangkan modus operandi pelaku 2 berinisial IKMAP laki-laki (17) melakukan pengambilan BBM jenis Pertalite dengan mempergunakan sepeda motor pribadi di SPBU Ngurah Rai. Setelah berhasil melakukan pengisian, pelaku menyedot kembali dengan mempergunakan selang dan menampung di botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter. Selanjutnya melakukan penjualan online (pesan Chat Whatsapp) dengan sistem penjualan CoD (Cash On Delivery) di sebuah rumah yang beralamat di Banjar Pekandelan Desa Akah Kecamatan Klungkung.
Modus operandi pelaku 3 inisial AJS laki-laki (42), melakukan pengambilan BBM jenis Pertalite dengan mempergunakan mobil di SPBU Bypass Kusamba. Setelah berhasil dilakukan pengisian, pelaku menyedot kembali dengan mempergunakan selang dan menampung di botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter. BBM itu digunakan untuk bahan bakar kegiatan di Krematorium Yayasan Dharma Kusuma yang seharusnya dalam kegiatan tersebut menggunakan BBM Pertamax.
“Total BBM yang diamankan sebanyak 23 liter jenis pertalite, 3 selang dengan ukuran berbeda, 1 mobil pickup, 1 mobil minibus, 1 sepeda motor, uang tunai Rp.350.000,” ungkap Kapolres. (roni)
