page hit counter
www.patrolipost.com
16:08 WITA - Mega - SBY dan Prabowo - Sandi Mendapat Apresiasi Khusus Ketua MPR 15:41 WITA - Ma'aruf Amin Tanggalkan Sarung saat Pelantikan 14:46 WITA - Inilah Bocoran Kabinet Kerja Jilid II Jokowi - Ma'aruf 13:55 WITA - Setelah Tempeleng 10 Siswa, Motivator Ini Berkali-kali Minta Maaf 13:08 WITA - Mega-SBY dan 17 Kepala Negara Hadiri Pelantikan Jokowi 12:38 WITA - Kapolres Karangasem Buka Perkemahan Bakti Remaja
Tanah Puskesmas Bungkulan Bersertifikat Ganda Dilaporkan ke Polda

Senin, 07/10/2019 - 21:49:15 WITA
Ketua LSM Garda Tipikor Gede Budiasa membuat laporan ke Polda Bali.
TERKAIT:
 
  • Tanah Puskesmas Bungkulan Bersertifikat Ganda Dilaporkan ke Polda
  •  
    SINGARAJA | patrolipost.com - Polemik status lahan lapangan sepakbola dan Puskesmas Pembantu I Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, terus bergulir. Lahan yang disertifikatkan atas nama Kusuma Ardana yang juga Calon Perbekel Desa Bungkulan sejak tahun 2013, dilaporkan ke Polda Bali oleh LSM DPC Garda Tipikor Indonesia Buleleng.

    LSM Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Terdepan Tindak Pidana Korupsi Indonesia (DPC Garda Tipikor Indonesia) Kabupaten Buleleng bersurat ke Polda Bali untuk menyikapi kasus tersebut. Ketua LSM Garda Tipikor Gede Budiasa mensinyalir ada indikasi dugaan penyalahgunaan wewenang seorang Perbekel dalam penerbitan sertifikat tersebut dengan memberikan keterangan palsu dalam data akta otentik.

    "Kami sudah menerima pengaduan terkait polemik status lahan tersebut. Data-data terkait sudah kami himpun. Dari beberapa data yang kami temukan, memang ada beberapa kejanggalan dalam penerbitan sertifikat yang dimohonkan Kusuma Ardana," ungkap Budiasa, Senin (7/10).

    Kusuma Ardana saat itu menjabat Perbekel Desa Bungkulan. Tahun 2013 mengajukan dua bidang tanah yang menjadi fasilitas umum (fasum) melalui Prona. Setelah itu
    terbit Sertifikat Hak Milik (SHM) No 2426, dan SHM No 2427, atas nama Ketut Kusuma Ardana.

    Menurut Budiasa, hasil penelusurannya mengungkap  bahwa lahan yang ada bangunan puskesmas tersebut sudah bersertifikat atas nama Pemprov Bali. "Aneh saja sertifikat yang sudah tercatat atas nama Pemprov, bisa dimohonkan Prona. Itu jelas sangat janggal,"kata Budiasa.

    Selain itu Budiasa mengaku, sudah menggali informasi kepada warga Desa Bungkulan. Dari keterangan yang diperoleh, terindikasi lahan tersebut disertifikatkan melalui proses yang tidak benar. "Itu awalnya dua bidang tanah milik Made Gina dan Nyoman Jaga digabung jadi satu bidang tanah menjadi alun-alun Desa Bungkulan untuk fasum," ujar Budiasa.

    Beberapa bukti-bukti tersebut diantaranya fotocopy sertifikat tahun 1973 Hak milik No 400, atas nama Made Gina berupa alun-alun luas 0,880 hektare, fotocopy sertifikat tahun 1992 hak milik No 1900 Desa Bungkulanbatas nama Nyoman Jaga, Desa Bungkulan No 39 sebagian dari Pipil No  62, Persil 78 a, luas 7700 meter persegi.

    Selanjutnya, fotocopy surat pernyataan pencabutan data fisik bidang tanah dari penyanding batas tanah sebelah selatan, yang merupakan sebagai penyanding tanah yang dimohonkan Prona 2013, fotocopy surat pernyataan pencabutan data fisik bidang tanah dari penyanding batas tanah sebelah timur yang merupakan sebagai penyanding tanah yang dimohonkan Prona 2013.

    Ada juga bukti surat pernyataan pencabutan tanda tangan data yuridis bidang tanah dari Klian Desa Adat Bungkulan, dan surat permohonan prihal pembatalan SHM No. 2426 dan No. 2427 di Desa Bungkulan.

    "Saya berharap laporan atau pengaduan dari masyarakat dapat ditindaklanjuti Polda dengan proses lidik dan pemeriksaan saksi-saksi, terkait dengan sengketa lahan di Desa Bungkulan. Ini juga untuk meredam gejolak  masyarakat di Desa Bungkulan yang terus berlanjut," tandasnya. (625)




     
    Berita Lainnya :
    Mega - SBY dan Prabowo - Sandi Mendapat Apresiasi Khusus Ketua MPR
    Ma'aruf Amin Tanggalkan Sarung saat Pelantikan
    Inilah Bocoran Kabinet Kerja Jilid II Jokowi - Ma'aruf
    Setelah Tempeleng 10 Siswa, Motivator Ini Berkali-kali Minta Maaf
    Mega-SBY dan 17 Kepala Negara Hadiri Pelantikan Jokowi
    Kapolres Karangasem Buka Perkemahan Bakti Remaja
    Stripe Baru, Honda Sonix 150 R Makin Agresif
    Angin Kencang Terjang Kintamani, Pohon-pohon Tumbang
    Empat Titik Kebakaran Lahan 'Kepung' Wilayah Kintamani
    Viral di Medsos, Dua Balita Nangis Menyaksikan Orangtuanya Terbakar
    Kecelakaan Maut di Tol Lampung, Empat Tewas
    PLN Keluhkan Banyaknya Tiang Beranak
    Jaga Kamtibmas, TNI-Polri Gelar Patroli Bersama Naik Sepeda
    Bupati Suwirta Pergoki Penambang Pasir Liar di Eks Galian C Gunaksa
    KNPI Klungkung Gelar Pelatihan Tanggap Bencana
    Pesona Nusa Dua Fiesta 2019 Jaring Wisatawan Milenial dan Pecinta Musik Tanah Air
     
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1   Waduh! Tiga Rumah Mewah di Renon Dirampok
    2   Polisi Asal Bangli yang Dinas di Madura, Bunuh Diri dengan Cara Tembak Kepala Sendiri
    3   Setelah Ditonton Istri, Suami Dipolisikan
    Heboh! Video Mesum Oknum Perwira Polda Bali
    4   Ngemplang Pajak 200 Miliar, Bangunan Hotel di Seminyak Disita
    5   Istri Sakit Jantung, Suami Ceburkan Diri ke Danau Batur
    6   Digrebek Selingkuh di Hotel, Oknum PNS Pemprov Digugat Cerai Suaminya