Saat ini, banyak orang tua yang mencari jalan mudah untuk menenangkan bayi atau balita mereka dengan memberikan smartphone ketika me" />
www.patrolipost.com
19:45 WITA - Usai Pesta Arak, Ega Tersungkur Ditikam Juli 19:26 WITA - Kecelakaan di Bayung Gede Libatkan 3 Kendaraan 17:09 WITA - Potret Anak Kembar Miskin di Bangli, Ratih Sumiantari dan Nengah Cinta Kasih 11:04 WITA - Inilah Daftar 21 Villa yang Dibobol Komplotan Agus Bali 10:56 WITA - Komplotan Pembobol 21 Villa di Sanur dan Kuta Utara Diringkus 22:13 WITA - Pasca Kerusuhan Monokwari, Personel Polres Jembrana Temui Pelajar Asal Papua
Dampak Buruk Memberi Gadget kepada Anak di Usia Dini

Senin, 20/05/2019 - 08:44:20 WITA
net - ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Dampak Buruk Memberi Gadget kepada Anak di Usia Dini
  •  
    JAKARTA | patrolipost.com - Saat ini, banyak orang tua yang mencari jalan mudah untuk menenangkan bayi atau balita mereka dengan memberikan smartphone ketika mereka rewel. Benda ini juga bisa dipakai untuk membuat mereka tetap duduk ketika disuapi. Kebiasaan ini lazim dilihat sekarang ini. Anak-anak banyak meniru kebiasaan orang tua yang saat ini sudah lekat dengan gawai mereka di kehidupan sehari-hari. Padahal, Times Now News melansir, kebiasaan itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan anak itu sendiri.

    Tumor. Anak-anak yang berlebihan menggunakan smartphone atau banyak berada sangat dekat dengan benda itu bisa terpapar radiasi yang bisa menyebabkan risiko kesehatan serius. Karena anak-anak memiliki tubuh yang masih rapuh, mereka berisiko mengalami perkembangan tumor tidak ganas, terutama di daerah sekitar kepala dan telinga. Karena kulit mereka masih tipis, anak-anak bisa menyerap 60 persen radiasi yang terpancar dari smartphone yang bisa mempengaruhi tubuh mereka, terutama sistem saraf. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan ini sebagai karsinogen dan potensi risiko kanker.

    Mengganggu aktivitas otak. Otak memiliki jaringan sinyal yang untuk berkomunikasi dengan tubuh. Telepon seluler (ponsel) juga berbasis pada jaringan gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu gawai dengan gawai lain. Pada orang dewasa, tulang dan struktur tubuh yang kuat bertindak sebagai pelindung terhadap gelombang ini yang berusaha masuk tubuh dan mengganggu fungsi otak. Pada anak-anak, gelombang ini bisa masuk ke sistem dan mengganggu aktivitas otak. Menurut riset, dua menit berbicara di ponsel saja bisa mengubah aktivitas di otak anak-anak. Gangguan seperti itu bisa menyebabkan masalah dalam fokus, mood, perubahan perilaku dan lain-lain.

    Berkurangnya kesabaran.
    Anak-anak juga bisa menghadapi masalah perilaku seperti berkurangnya kesabaran. Anak-anak biasa mendapatkan apa pun dengan menyentuh layar dan mengklik tombol sehingga mereka menjadi tidak sabar ketika sesuatu menjadi lebih lama. Untuk melihatnya, berikan anak Anda sebuah ponsel dengan koneksi internet yang lambat dan lihat reaksi mereka. Ini bisa mennyebabkan masalah dalam kehidupan pribadi, profesional dan akademis. Ketidaksabaran mereka hanya akan bertambah seiring berjalannya waktu.

    Meningkatnya risiko masalah kesehatan mental. Menurut sebuah kajian yang dipublikasikan jurnal Preventive Medicine Reports, anak muda yang menghabiskan berjam-jam atau lebih dari sehari di depan layar dua kali berisiko didiagnosis mengalami depresi dan kecemasan dibanding mereka yang menggunakan layar hanya selama satu jam sehari. Karena anak-anak mempelajari kebiasaan ini sejak masih kecil, menjauhkan mereka dari smartphone sejak dini adalah ide yang bagus. Mungkin penggunaan smartphone dari usia yang sangat dini juga bisa berkontribusi pada peningkatan risiko. (sin)



     
    Berita Lainnya :
    Usai Pesta Arak, Ega Tersungkur Ditikam Juli
    Kecelakaan di Bayung Gede Libatkan 3 Kendaraan
    Potret Anak Kembar Miskin di Bangli, Ratih Sumiantari dan Nengah Cinta Kasih
    Inilah Daftar 21 Villa yang Dibobol Komplotan Agus Bali
    Komplotan Pembobol 21 Villa di Sanur dan Kuta Utara Diringkus
    Pasca Kerusuhan Monokwari, Personel Polres Jembrana Temui Pelajar Asal Papua
    Sopir Truk di Karangasem Nyambi Jualan Sabu
    Polwan Polda Bali Anjangsana ke Panti Asuhan
    Tiap Tahun Dewan Pers Terima 300 Aduan
    Gagal Dimediasi, Sengketa Pelaba Pura Banjar Pulesari Lanjut Sidang
    Eksekusi Ruko Dramatis, Pemilik Pingsan Barang Diangkut 10 Truk
    Jual Tanah Bodong Rp 7 Miliar, Mafia Tanah Ditangkap Polda Bali
    Sengketa Lahan Bungkulan, Mediasi Digagas BPN Deadlock
    Rem Blong di Jalur Tengkorak, Truk Fuso Hajar Enam Mobil
    Terduga Mafia Tanah Diringkus Polda Bali
    Keterlaluan, Pacar Lagi Hamil Dilecut dengan Kabel Listrik
     
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1   Setelah Ditonton Istri, Suami Dipolisikan
    Heboh! Video Mesum Oknum Perwira Polda Bali
    2   Istri Sakit Jantung, Suami Ceburkan Diri ke Danau Batur
    3   Digrebek Selingkuh di Hotel, Oknum PNS Pemprov Digugat Cerai Suaminya
    4   Oaala! Ternyata Siswi SMK Bangli Itu Dilarikan Pria Beristri
    5   Nakhoda Bali Hai Rampok Money Changer
    6   Oala! Pria Bertato Itu Membunuh SPG Mobil karena Diejek 'Tidak Memuaskan'