page hit counter Saat ini, banyak orang tua yang mencari jalan mudah untuk menenangkan bayi atau balita mereka dengan memberikan smartphone ketika me" />
www.patrolipost.com
21:48 WITA - Polres Jembrana Gagalkan Penyelundupan 13 Penyu Hijau 21:41 WITA - Rencananya Membunuh PIL, Justru Halima Ditikam 14 Kali 19:44 WITA - Peternak Babi Digugat Nadini Jungle & Resort Rp 2,9 M 19:31 WITA - Resmi Deklarasi, Langsung Turing Savana Morning Ride 19:18 WITA - Sakit Ginjal, Karyawan Toko Bangunan Gantung Diri 18:28 WITA - Mandi di Danau Batur, Pelajar SMAN 2 Bangli Ditemukan Tewas
Dampak Buruk Memberi Gadget kepada Anak di Usia Dini

Senin, 20/05/2019 - 08:44:20 WITA
net - ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Dampak Buruk Memberi Gadget kepada Anak di Usia Dini
  •  
    JAKARTA | patrolipost.com - Saat ini, banyak orang tua yang mencari jalan mudah untuk menenangkan bayi atau balita mereka dengan memberikan smartphone ketika mereka rewel. Benda ini juga bisa dipakai untuk membuat mereka tetap duduk ketika disuapi. Kebiasaan ini lazim dilihat sekarang ini. Anak-anak banyak meniru kebiasaan orang tua yang saat ini sudah lekat dengan gawai mereka di kehidupan sehari-hari. Padahal, Times Now News melansir, kebiasaan itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan anak itu sendiri.

    Tumor. Anak-anak yang berlebihan menggunakan smartphone atau banyak berada sangat dekat dengan benda itu bisa terpapar radiasi yang bisa menyebabkan risiko kesehatan serius. Karena anak-anak memiliki tubuh yang masih rapuh, mereka berisiko mengalami perkembangan tumor tidak ganas, terutama di daerah sekitar kepala dan telinga. Karena kulit mereka masih tipis, anak-anak bisa menyerap 60 persen radiasi yang terpancar dari smartphone yang bisa mempengaruhi tubuh mereka, terutama sistem saraf. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan ini sebagai karsinogen dan potensi risiko kanker.

    Mengganggu aktivitas otak. Otak memiliki jaringan sinyal yang untuk berkomunikasi dengan tubuh. Telepon seluler (ponsel) juga berbasis pada jaringan gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu gawai dengan gawai lain. Pada orang dewasa, tulang dan struktur tubuh yang kuat bertindak sebagai pelindung terhadap gelombang ini yang berusaha masuk tubuh dan mengganggu fungsi otak. Pada anak-anak, gelombang ini bisa masuk ke sistem dan mengganggu aktivitas otak. Menurut riset, dua menit berbicara di ponsel saja bisa mengubah aktivitas di otak anak-anak. Gangguan seperti itu bisa menyebabkan masalah dalam fokus, mood, perubahan perilaku dan lain-lain.

    Berkurangnya kesabaran.
    Anak-anak juga bisa menghadapi masalah perilaku seperti berkurangnya kesabaran. Anak-anak biasa mendapatkan apa pun dengan menyentuh layar dan mengklik tombol sehingga mereka menjadi tidak sabar ketika sesuatu menjadi lebih lama. Untuk melihatnya, berikan anak Anda sebuah ponsel dengan koneksi internet yang lambat dan lihat reaksi mereka. Ini bisa mennyebabkan masalah dalam kehidupan pribadi, profesional dan akademis. Ketidaksabaran mereka hanya akan bertambah seiring berjalannya waktu.

    Meningkatnya risiko masalah kesehatan mental. Menurut sebuah kajian yang dipublikasikan jurnal Preventive Medicine Reports, anak muda yang menghabiskan berjam-jam atau lebih dari sehari di depan layar dua kali berisiko didiagnosis mengalami depresi dan kecemasan dibanding mereka yang menggunakan layar hanya selama satu jam sehari. Karena anak-anak mempelajari kebiasaan ini sejak masih kecil, menjauhkan mereka dari smartphone sejak dini adalah ide yang bagus. Mungkin penggunaan smartphone dari usia yang sangat dini juga bisa berkontribusi pada peningkatan risiko. (sin)



     
    Berita Lainnya :
    Polres Jembrana Gagalkan Penyelundupan 13 Penyu Hijau
    Rencananya Membunuh PIL, Justru Halima Ditikam 14 Kali
    Peternak Babi Digugat Nadini Jungle & Resort Rp 2,9 M
    Geliat Aktivitas Komunitas Honda ADV 150
    Resmi Deklarasi, Langsung Turing Savana Morning Ride
    Sakit Ginjal, Karyawan Toko Bangunan Gantung Diri
    Mandi di Danau Batur, Pelajar SMAN 2 Bangli Ditemukan Tewas
    Muncul Paket 'Arca' dalam Rapat Partai Demokrat Bangli
    Penjual Sabu 'Angkat Tangan' Divonis 14 Tahun Bui
    Waw! Edarkan Sabu, Trio Waria Divonis 9 Tahun Penjara
    Curi Ayam dan Dollar, Agus Saputra Tangkap Polisi
    Dispar Badung Promosi Pariwisata Lewat 700 Keping Flash Disk
    Pentas Seni Budaya Meriahkan HAI 2019 di Gianyar
    Audiensi ke Walikota Denpasar
    Mahalini Siapkan Diri Menuju 12 Besar Indonesia Idol
    Kejari Manggarai Barat Jemput Paksa Tersangka Korupsi Dana Sail Komodo 2013
    WN Rumania Pembobol ATM BRI dan BNI Diadili
    Pelajar Tenggelam di Danau Batur, Mayatnya Belum Ditemukan
     
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1   Waduh! Tiga Rumah Mewah di Renon Dirampok
    2   Polisi Asal Bangli yang Dinas di Madura, Bunuh Diri dengan Cara Tembak Kepala Sendiri
    3   Setelah Ditonton Istri, Suami Dipolisikan
    Heboh! Video Mesum Oknum Perwira Polda Bali
    4   Ngemplang Pajak 200 Miliar, Bangunan Hotel di Seminyak Disita
    5   Istri Sakit Jantung, Suami Ceburkan Diri ke Danau Batur
    6   Digrebek Selingkuh di Hotel, Oknum PNS Pemprov Digugat Cerai Suaminya