page hit counter
www.patrolipost.com
20:21 WITA - Wawako Denpasar Beri Dukungan Moril kepada Sudikerta 17:36 WITA - Lakukan Pemerasan, Kelian Banjar Dinas Divonis 2 Tahun 4 Bulan 17:21 WITA - Yudha Putra Legowo Digugurkan sebagai Balon Perbekel Tamanbali 17:00 WITA - Kecanduan Video Porno, Sopir Taksi Cabuli Bocah SD 16:40 WITA - Jadi Lokasi Bunuh Diri, Jembatan Tukad Ngokong Diupacarai 16:17 WITA - Golkar Bali Bulat Dukung Airlangga Hartato Ketua Umum 2019-2024
Sengketa Lahan Bungkulan, Mediasi Digagas BPN Deadlock

Selasa, 20/08/2019 - 22:12:38 WITA
Mediasi tanpa membuahkan hasil
TERKAIT:
 
  • Sengketa Lahan Bungkulan, Mediasi Digagas BPN Deadlock
  •  
    SINGARAJA | patrolipost.com - Kisruh kepemilikan lahan di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan masih berlanjut. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Buleleng mengambil langkah mediasi dengan mempertemukan para pihak yang bertikai. Namun para pihak yang bertikai tetap bertahan dengan pendapatnya sehingga pertemuan tanpa hasil alias deadlock.

    Sebelumnya BPN telah mendengar penjelasan dari pihak pemegang sertifikat hak milik (SHM) Ketut Kusuma Ardana selaku pemegang sertipikat hak milik (SHM) No 2426 dan No 2427 Desa Bungkulan. Juga dari perwakilan warga masyarakat Desa Bungkulan yang menuntut agar lahan yang selama ini dimanfaatkan warga masyarakat untuk Lapangan Umum dan Puskesmas Pembantu Desa Bungkulan dikembalikan menjadi milik publik.

    Guna menemukan titik temu, BPN Buleleng, Selasa (20/8) menggelar pertemuan segitiga untuk membahas soal kisruh lahan tersebut. Pemegang SHM atas nama Ketut Kusuma Ardana dihadirkan bersama dengan warga yang dikoordinir I Putu Kembar Budana dimediasi Kepala Seksi (Kasi) Penyelesaian Sengketa Lahan BPN Buleleng, Ida Bagus Genjing.

    Hanya saja, karena masing-masing tidak mau mengalah, mediasi menemuai jalan buntu alias deadlock.  Ida Bagus Genjing memilih menutup rapat mediasai setelah masing-masing pihak tidak menemukan kesepahaman terkait kepemilikan lahan yang sebelumnya diperuntukkan kepentingan public.

    "Kedua pihak sama–sama bertahan dengan pendapatnya dan mediasi tidak membuahkan hasil. Hasil ini akan saya laporkan kepada atasan untuk dijadikan pertimbangan menentukan langkah lebih lanjut," jelasnya.

    Atas buntunya mediasi itu, I Putu Kembar Budana selaku koordinator warga Desa Bungkulan membenarkan. Kata dia, pihaknya akan tetap memperjuangkan hak masyarakat atas fasilitas umum (fasum) berupa Lapangan Umum yang sudah dimanfaatkan warga bahkan parpol sejak tahun 1960-an, maupun Puskesmas Pembantu Desa Bungkulan untuk fasilitas kesehatan.

    "Untuk selanjutnya kami akan rembug lagi termasuk mempertimbangkan gugatan perdata. Sedang untuk kasus pidananya kami siap melayangkan gugatan karena sudah ada bukti, bahkan kesaksian dari Kelian Desa Pakraman Bungkulan terkait penggunaan dokumen yang tidak sah, atau patut dicurigai keabsahannya saat proses pensertifikatan lahan oleh Kusuma Ardana," ujarnya.

    Argumen yang sama disampaikan Kelian Desa Adat Bungkulan, Made Mahawerdi. Menurutnya, dengan dasar untuk tidak merugikan kepentingan umum, ia telah mencabut tandatangan pada data yuridis yang digunakan Kusuma Ardana untuk mensertifikatkan fasum menjadi SHM No 2427, seluas 9250 m2.

    "Saya telah mencabut tandatangan pada data yuridis yang digunakan Kusuma Ardana untuk mensertifikatkan fasum," tandasnya.

    Sementara itu, Ketut Kusuma Ardana mengungkapkan hal yang sama bahwa mediasi oleh BPN Buleleng tanpa membuahkan hasil.

    "Saya tetap mempertahankan hak yang merupakan warisan dari orangtua yang sejak tahun 1974 sudah bersertifikat dan oleh orangtua saya lalu dipinjamkan untuk lapangan umum desa," dalihnya.

    Karena mediasi batal, Kusuma Ardana berniat menempuh jalur hukum atas pencemaran nama baik yang dilakukan pihak yang mengugat hak kepemilikannya itu.

    "Saya akan tetap bertahan dan siap menempuh jalur hukum terkait pencemaran nama baik," tutupnya. (war)



     
    Berita Lainnya :
    Sidang Lanjutan Kasus Penipuan
    Wawako Denpasar Beri Dukungan Moril kepada Sudikerta
    Lakukan Pemerasan, Kelian Banjar Dinas Divonis 2 Tahun 4 Bulan
    Yudha Putra Legowo Digugurkan sebagai Balon Perbekel Tamanbali
    Kecanduan Video Porno, Sopir Taksi Cabuli Bocah SD
    Jadi Lokasi Bunuh Diri, Jembatan Tukad Ngokong Diupacarai
    Golkar Bali Bulat Dukung Airlangga Hartato Ketua Umum 2019-2024
    Sidang Sudikerta Sempat 'Diganggu' Guncangan Gempa
    Dalam Hitungan Menit, Bali Tiga Kali Digoyang Gempa
    Kejaksaan Klungkung Sita 23 Petak Tanah Kasus Korupsi Mantan Bupati
    Polda Bali dan Kepolisian Canada
    Tingkatkan Kerjasama Penanganan Kasus Transnational and Organized Crime
    Dituding Caplok Tanah Warga, Bendesa Pekutatan Disomasi
    Anggota TNI Kodim 1623 Karangasem Dites Urine
    Pengerjaan Jembatan Gubug-Bongan Capai 65 Persen
    Hai Long Pao Ping di Laut Bali
    Dahulu Sebulan, Kini Cuma 7 Hari
    Pertama di Indonesia, BPN Bali Terapkan Program HT-Elektronik
    Disidak Tim Gabungan, hanya Satu Galian C Bugbugan Punya Izin
     
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1   Polisi Asal Bangli yang Dinas di Madura, Bunuh Diri dengan Cara Tembak Kepala Sendiri
    2   Setelah Ditonton Istri, Suami Dipolisikan
    Heboh! Video Mesum Oknum Perwira Polda Bali
    3   Istri Sakit Jantung, Suami Ceburkan Diri ke Danau Batur
    4   Digrebek Selingkuh di Hotel, Oknum PNS Pemprov Digugat Cerai Suaminya
    5   Ribut di Arena Tajen, Kadek Nadi Kena Tebasan Golok
    6   Oaala! Ternyata Siswi SMK Bangli Itu Dilarikan Pria Beristri