page hit counter
www.patrolipost.com
20:21 WITA - Wawako Denpasar Beri Dukungan Moril kepada Sudikerta 17:36 WITA - Lakukan Pemerasan, Kelian Banjar Dinas Divonis 2 Tahun 4 Bulan 17:21 WITA - Yudha Putra Legowo Digugurkan sebagai Balon Perbekel Tamanbali 17:00 WITA - Kecanduan Video Porno, Sopir Taksi Cabuli Bocah SD 16:40 WITA - Jadi Lokasi Bunuh Diri, Jembatan Tukad Ngokong Diupacarai 16:17 WITA - Golkar Bali Bulat Dukung Airlangga Hartato Ketua Umum 2019-2024
Miris, Ibu Meninggal Setelah Melahirkan di RS Sanjiwani

Jumat, 23/08/2019 - 22:43:34 WITA
Ibu bayi semasa hidup
TERKAIT:
 
  • Miris, Ibu Meninggal Setelah Melahirkan di RS Sanjiwani
  •  
    GIANYAR | patrolipost.com - Sungguh miris, RSU Sanjiwani yang menyandang segudang prestasi dalam Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSI-B), tidak pernah absen dari kasus kematian ibu saat melahirkan. Kali ini, pil pahit harus diterima pihak rumah sakit atas meninggal Ni Made Dani (30), akibat pendarahan hebat yang dialaminya usai melahirkan.

    Suasana duka menyelimuti keluarga Nyoman Kobik (34), di Banjar Majangan, Desa Buahan Kaja, Payangan, Jumat (23/8) siang. Tanpa dinyana, kebahagiaan yang didambakan menyambut kelahiran putra keduanya, berubah menjadi duka yang sangat mendalam.

    Anak pertama Kobik, Gede Wirasa Putra (10) pun tak henti menangis sejak pulang dari rumah sakit sembari memangku adik balitanya. Mereka belum bisa menerima kepergian ibu bayi, Ni Made Dani (30), karena menderita pendarahan usai persalinan secara normal dengan kelahiran bayi berbobot 4,7 kg. Sejumlah kerabat dan warga tetangga yang sedang mempersiapkan sarana upacara punguburan, juga turut meneteskan airmata.

    Dengan terbata-bata, I Nyoman Kobik, menuturkan jika dirinya dan almarhum istri sudah rutin melakukan pemeriksaan kehamilan dan tidak pernah ada keluhan. Dari hasil  4 kali USG yang dilakukan, bayinya pun disebutkan normal. Namun, nyatanya Kobik harus kehilangan istri tercintanya.

    "Terakhir, hari Selasa lalu, saya mengajak istri melakukan pemeriksaan kehamilan di Klinik Angga, di Desa Kerta, Payangan. Lanjut itu dirujuk ke RS Sanjiwani," terangnya.

    Sesampai di RSU Sanjiwani,  istrinya pun langsung mendapat pemeriksaan. Namun, dirinya pun mulai was-was lantaran lama tak ada bukaan, tanda-tanda proses kelahiran  bayi. Karena lama tak ada bukaan, tim medis yang menangani merangsang agar terjadi bukaan. 

    "Walau tak ada bukaan, dokter yang menangani tidak menyarankan atau meminta persetujuan untuk operasi," terangnya.

    Hingga akhirnya bayi bisa dilahirkan dengan selamat, Rabu (21/8), dengan proses menarik bayi dan mengurut perut ibunya. Karena proses kelahiran itu, akhirnya istrinya mengalami pendarahan. Bayi lahir dengan berat 4,7 kg dan sehat. Namun sayang ibunya yang lemas lantaran pendarahan akhirnya meninggal, Kamis (22/8) pagi.

    "Dalam proses persalinan itu, saya khawatir, kenapa tidak dioperasi saja," sesalnya.
    Secara terpisah, Dirut RSUD Sanjiwan, Ida Komang Upeksa membenarkan dan memastikan akan melakukan evaluaai total terkait kasus kematian ibu bayi ini. Namun, pihaknya mengaku sudah melakukan tindakan sesuai prosedur. Hanya saja belum bisa memberikan kepastian tetang penyebab kematiannya. 

    "Saya baru menerima datanya  pagi ini. Lebih lanjut akan kami evaluasi. Biasanya penanganan oleh dokter residen harus didampingi oleh konsultan dan dokter spesialis. Saya akan audit lagi," terangnya singkat. (ata)



     
    Berita Lainnya :
    Sidang Lanjutan Kasus Penipuan
    Wawako Denpasar Beri Dukungan Moril kepada Sudikerta
    Lakukan Pemerasan, Kelian Banjar Dinas Divonis 2 Tahun 4 Bulan
    Yudha Putra Legowo Digugurkan sebagai Balon Perbekel Tamanbali
    Kecanduan Video Porno, Sopir Taksi Cabuli Bocah SD
    Jadi Lokasi Bunuh Diri, Jembatan Tukad Ngokong Diupacarai
    Golkar Bali Bulat Dukung Airlangga Hartato Ketua Umum 2019-2024
    Sidang Sudikerta Sempat 'Diganggu' Guncangan Gempa
    Dalam Hitungan Menit, Bali Tiga Kali Digoyang Gempa
    Kejaksaan Klungkung Sita 23 Petak Tanah Kasus Korupsi Mantan Bupati
    Polda Bali dan Kepolisian Canada
    Tingkatkan Kerjasama Penanganan Kasus Transnational and Organized Crime
    Dituding Caplok Tanah Warga, Bendesa Pekutatan Disomasi
    Anggota TNI Kodim 1623 Karangasem Dites Urine
    Pengerjaan Jembatan Gubug-Bongan Capai 65 Persen
    Hai Long Pao Ping di Laut Bali
    Dahulu Sebulan, Kini Cuma 7 Hari
    Pertama di Indonesia, BPN Bali Terapkan Program HT-Elektronik
    Disidak Tim Gabungan, hanya Satu Galian C Bugbugan Punya Izin
     
    Komentar Anda :

     
     
     
    TERPOPULER
    1   Polisi Asal Bangli yang Dinas di Madura, Bunuh Diri dengan Cara Tembak Kepala Sendiri
    2   Setelah Ditonton Istri, Suami Dipolisikan
    Heboh! Video Mesum Oknum Perwira Polda Bali
    3   Istri Sakit Jantung, Suami Ceburkan Diri ke Danau Batur
    4   Digrebek Selingkuh di Hotel, Oknum PNS Pemprov Digugat Cerai Suaminya
    5   Ribut di Arena Tajen, Kadek Nadi Kena Tebasan Golok
    6   Oaala! Ternyata Siswi SMK Bangli Itu Dilarikan Pria Beristri