SEMARAPURA | patrolipost.com – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menerima audiensi Relawan Kelas Inspirasi (KI) Bali di ruang kerja Wakil Bupati, Selasa (24/2/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menyinergikan program gerakan sosial pendidikan dengan visi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Klungkung.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan KI Bali Reza Riyady Pragita SKep menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan yang akan melibatkan para profesional dari berbagai latar belakang untuk terjun langsung ke Sekolah Dasar (SD) di pelosok Klungkung. Program ini dirancang untuk memberikan motivasi serta memperluas cakrawala cita-cita siswa melalui cerita profesi para relawan.
Wakil Bupati Klungkung menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat anak muda di Kelas Inspirasi Bali yang mau meluangkan waktu secara sukarela untuk membangun mentalitas anak-anak kita. Ini sejalan dengan upaya kita menciptakan generasi unggul di Klungkung,” ujar Wabup Tjok Surya.
Lebih lanjut pemilihan lokasi sekolah yang membutuhkan sentuhan motivasi tambahan serta koordinasi teknis dengan Dinas Pendidikan kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung.
Terkait rencana tersebut perwakilan KI Bali Reza Riyady Pragita ditemui usai audiensi menyatakan bahwa Kelas Inspirasi (KI) Bali adalah gerakan sosial yang mewadahi para profesional dari berbagai latar belakang untuk berbagi cerita profesi dan motivasi kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di berbagai pelosok Bali.
Dirinya bersama para relawan mengambil cuti dari pekerjaan selama satu hari (disebut Hari Inspirasi) untuk mengajar di sekolah-sekolah yang telah ditentukan. Fokus utamanya bukan mengajarkan materi kurikulum, melainkan tentang profesi yang digeluti oleh relawan.
“Rencana kegiatan ini akan dilaksanakan Juli 2026, sesuai dengan data hasil survei nantinya. Disamping itu kegiatan ini punya hal unik yaitu punya 7 sikap dasar, salah satunya bebas biaya dan kepentingan. Adapun yang dituju Sekolah Dasar di pinggiran Kabupaten Klungkung,” ungkap Reza.
Lebih jauh menurut dia, kegiatan ini sudah pernah terlaksana 2 kali di Kabupaten Klungkung yakni di Nusa Penida. Rencana selanjutnya akan dilaksanakan di daerah pinggiran Kabupaten Klungkung. (roni)
