NUSA PENIDA | patrolipost.com – Selama sepekan telah terjadi 2 musibah truk masuk jurang di Nusa Penida. Penyebabnya karena badan jalan yang sempit sehingga sopir truk kesulitan mengendalikan laju kendaraannya. Sudah tentu karena bagian samping harus ke luar badan jalan hal inilah yang menyebabkan truk mengalami musibah berujung terguling masuk jurang.
Kejadian teranyar musibah truk masuk jurang terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026 sekitar pukul 09.20 Wita. Kecelakaan lalu lintas tunggal (Out of Control) terjadi di Jalan Raya Bucang, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Truk nomor polisi DK 9065 UC yang dikemudikan oleh I Wayan Jero melaju dari arah Timur ke Barat.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya SH menjelaskan, saat truk tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju kendaraan R4 sehingga pengemudi truk mengambil bahu jalan sebelah kiri. Akibat kondisi bahu jalan yang amblas, truk tersebut terperosok dan jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 3 meter.
Sopir truk I Wayan Jero, warga Dusun Pundukaha Kaja, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung selamat, hanya mengalami luka lecet-lecet.
“Kerugian yang dialami korban hanya mengalami luka lecet pada jari kelingking tangan kiri (LR 1 orang), dan kerugian material sebesar Rp1.000.000 (Satu Juta Rupiah),” ungkapnya.
Kejadian serupa truk masuk jurang sebelumnya terjadi pada Selasa (3/2/2026) lalu di Jalan Raya Jurangpahit, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Begitu menerima laporan, personel Polsek Nusa Penida langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pengaturan arus lalu lintas, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan berawal dari truk yang dikemudikan I Made Suartawan (45), warga Banjar Gelagah, Desa Kutampi melaju dari arah Selatan ke Utara melalui jalur menurun. Saat berada di lokasi kejadian, kepala truk tiba-tiba terangkat ke depan akibat kelalaian pengemudi yang lupa mengunci kepala truk. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan kehilangan kendali, oleng ke kanan hingga menabrak pelinggih, kemudian oleng ke kiri dan terjatuh ke dalam jurang sedalam kurang lebih 15 meter.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka ringan. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat dalam peristiwa ini. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp90.000.000 (sembilan puluh juta rupiah).
Polsek Nusa Penida mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan dan kendaraan besar, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur menurun dan rawan kecelakaan demi keselamatan bersama. (roni)
