SEMARAPURA | patrolipost.com – Bupati Klungkung Made Satria secara terbuka di hadapan media menyatakan rasa kecewa yang dalam karena Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Kabupaten Klungkung.
Awalnya Wapres Gibran dijadwalkan menjalani agenda pariwisata pada sore hari di Denpasar, sehingga pada pagi harinya direncanakan menyempatkan diri berkunjung ke Klungkung. Namun, terjadi penyesuaian jadwal sehingga seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan pada pagi hari.
“Karena agenda pariwisata digeser ke pagi, maka beliau tidak jadi ke Klungkung. Saya yang akhirnya menghadiri undangan di Kedonganan,” ujar Made Satria.
Kunjungan Wapres sebelumnya direncanakan berlangsung pada Jumat (13/2/2026). Agenda tersebut juga dikaitkan dengan upaya Pemkab Klungkung dalam percepatan penanganan stunting di daerah.
Meski mengaku kecewa, Made Satria tetap memahami perubahan tersebut sebagai bagian dari dinamika agenda kenegaraan. Ia menyebut, dalam waktu dekat Klungkung akan menerima kunjungan pejabat pemerintah pusat lainnya.
“Pada 15 Februari nanti, Wakil Menteri Dalam Negeri dijadwalkan datang ke Klungkung. Mudah-mudahan itu bisa menjadi pengganti,” katanya.
Lebih jauh, Bupati berharap Presiden maupun Wakil Presiden dapat menjadwalkan ulang kunjungan ke Klungkung, khususnya ke Kecamatan Nusa Penida. Menurutnya, kawasan kepulauan tersebut telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat.
“Kami berharap ada perhatian khusus, terutama dalam pembenahan infrastruktur untuk mendukung pengembangan pariwisata di Nusa Penida,” tegasnya.
Pemkab Klungkung pun menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat demi percepatan pembangunan daerah, termasuk penguatan sektor pariwisata dan peningkatan kualitas layanan publik.
“Dengan jadinya kedatangan Wamendagri Bima Arya ke Klungkung, ya kekecewaan kita dengan batalnya Wapres Gibran Rakabuming Raka bisalah terobati,” pungkasnya. (roni)





