BANJARAMASIN | patrolipost.com – Basarnas kembali memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan korban KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari ke depan. Pencarian telah memasuki hari ke-14, menyusul perpanjangan tujuh hari sebelumnya sejak operasi dimulai saat kecelakaan pada Minggu (13/9/2026).
“Pelaksanaan operasi yang sudah memasuki hari ke-14. Dan kami putuskan mungkin akan kami perpanjang lagi sampai dengan tujuh hari ke depan, tapi akan kita evaluasi setiap tiga hari,” kata Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-14 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (26/9/2026) malam.
Dia mengatakan evaluasi setiap tiga hari selama masa perpanjangan operasi SAR untuk menentukan langkah pencarian selanjutnya. Pada hari ke-14 operasi SAR, Basarnas juga menarik KN SAR Pacitan yang digunakan sebagai kapal tender di tengah Laut Jawa untuk kembali ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
“KN SAR Pacitan akan kami tarik dulu ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Kemudian nanti akan kami gantikan dengan KN SAR Purworejo yang baru saja datang dari Tanjung Pinang,” ujar Yudhi.
Pergantian KN SAR Pacitan dengan KN SAR Purworejo tersebut dilakukan sebagai perkuatan dalam pelaksanaan operasi SAR KM Virgo Transport 8 yang memasuki masa perpanjangan operasi berikutnya.
Yudhi menegaskan perkembangan operasi akan terus dievaluasi secara berkala selama masa perpanjangan tujuh hari untuk melihat pelaksanaan pencarian terhadap korban KM Virgo Transport 8.
Pada operasi SAR hari ke-14, tim SAR gabungan berhasil menemukan lagi 11 jasad korban KM Virgo, terdiri atas empat jasad melalui penyelaman di dalam bangkai kapal di Laut Jawa, serta tujuh jasad dari perairan Kalimantan Tengah, masing-masing empat temuan di Kabupaten Sukamara, dua di Kabupaten Seruyan, dan satu di Sungai Cabang, Pangkalan Bun.
Hingga hari ke-14 operasi SAR, Sabtu, pukul 20.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 172 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia, sementara 71 korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. (ant/zar)
Ditemukan Penyelam
Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam keterangannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengatakan empat korban ditemukan tim penyelam gabungan melalui sortie I hingga IV dan dievakuasi KN SAR Pacitan yang berlangsung hingga pukul 16.10 Wita dengan menyisir kembali kawasan sekitar lokasi tenggelamnya kapal untuk mencari korban yang masih berada di sekitar badan kapal.
Keempat jasad tersebut selanjutnya dibawa menuju KRI Gusti Ngurah Rai (GNR) untuk menjalani penanganan lebih lanjut sebelum diterbangkan menggunakan helikopter HS Panther 1311 yang mendarat di Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru pada pukul 18.18 Wita.
Sementara itu, Kantor SAR Palangka Raya melaporkan tim SAR gabungan menemukan tujuh jasad lainnya di wilayah Kalimantan Tengah, masing-masing empat temuan di Kabupaten Sukamara, dua di Kabupaten Seruyan, dan satu di Sungai Cabang, Pangkalan Bun.
Seluruh temuan tersebut selanjutnya ditangani sesuai prosedur, termasuk proses identifikasi untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Mohammad Syafii mengatakan seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang masih hilang dengan memperkuat koordinasi di lokasi utama kecelakaan maupun wilayah yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.
“Operasi SAR masih terus kami laksanakan secara maksimal. Setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga,” ujarnya.
Basarnas menegaskan sinergi seluruh unsur SAR gabungan terus diperkuat dengan mengerahkan personel, kapal, penyelam, serta sarana pendukung lainnya untuk melanjutkan pencarian dan mengevakuasi korban hingga operasi dapat dituntaskan. (ant/zar)





