SEMARAPURA | patrolipost.com – Peringatan Hari Koperasi di Klungkung berujung bencana. Balon gas yang menjadi aksesoris kegiatan meledak mengakibatkan 11 orang mengalami luka bakar.
Kasi humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa dihubungi Minggu (19/7/2026) menjelaskan awal mula kejadian Minggu, sekira pukul 11.00 Wita balon gas yang digunakan dalam rangka pembukaan Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Kabupaten Klungkung tiba-tiba meledak.
“Awalnya balon gas yang membawa banner pembukaan tidak dapat terbang karena beban banner yang terlalu berat. Melihat kondisi tersebut, salah seorang warga berinisiatif membagikan balon kepada anak-anak yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Saat hendak melepaskan tali pengikat balon, warga tersebut menggunakan korek api untuk membakar tali yang masih terhubung dengan balon. Tindakan tersebut mengakibatkan gas pada balon tersulut api dan terjadi ledakan yang mengenai warga serta anak-anak yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.
Menurutnya akibat ledakan tersebut, 11 orang warga mengalami luka bakar dan segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan mendapatkan perawatan medis di RSUD Klungkung lebih lanjut. Namun pejabat yang berkompeten terkait peristiwa tersebut dihubungi wartawan mengaku sepertinya tidak tau menahu dengan kejadian tersebut.
Sementara itu terkait perawatan korban, Humas RSUD Klungkung I Gusti Putu Widiyasa dihubungi Minggu (19/7/2026) mengatakan, ada 11 orang yang masuk ke UGD RSUD Klungkung sekitar Pukul 11.30 Wita. Dari jumlah itu, saat ini 6 orang diantaranya sudah masuk ke ruang perawatan, sementara 3 orang sudah diperbolehkan pulang dan sisanya masih dirawat di UGD.
“Dari 6 warga itu, terdiri dari 3 anak-anak dan 3 orang dewasa,” ungkap Gusti Putu Widiyasa.
Berdasarkan informasi, musibah tersebut terjadi di sela-sela kegiatan peringatan HUT Harkopnas di Klungkung, Minggu (19/7/2026). Ketika itu diadakan seremonial pelepasan balon di Timur Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya.
Menurut Panitia acara Harkopnas di Klungkung I Kadek Semardana saat ditemui di depan UGD RSUD Klungkung, semula balon sempat terbang, namun kembali turun ke sisi Selatan alun-alun, karena berat terikat banner.
Saat itulah balon yang berjumlah sekitar 40 buah itu, langsung dikerumuni anak-anak.
“Balon itu turun, dikerumuni anak-anak. Karena itu kan lokasinya publik jadi ramai di sana,” ujarnya. (roni)






