Capaian Rendah, DPRD Bangli Desak Evaluasi Realisasi Retribusi Parkir

nengah darsana1
Sekretaris Komisi III I Nengah Darsana. (ist)

BANGLI | patrolipost.com –  Realisasi retribusi parkir di Kabupaten Bangli menjadi perhatian anggota Komisi III DPRD Bangli dalam rapat kerja dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Kamis (24/9/2026). Pasalnya, Dishub dituding setiap tahun tidak mampu mencapai target yang ditetapkan.

Dihub menargetkan retribusi parkir sebesar Rp1,115 miliar pada 2026. Data hingga Agustus menunjukkan realisasinya baru sekitar 50 persen atau Rp500 juta lebih.

Bacaan Lainnya

“Target sebenarnya mereka yang buat, diawali memetakan potensi, tetapi ternyata tidak pernah tercapai dan tidak ada evaluasi di internal Dishub,” kata Sekretaris Komisi III I Nengah Darsana.

Menurut Darsana, melihat capaian target yang lambat maka harus disikapi serius oleh Dishub. Hasil rapat menunjukkan sebagian besar juru parkir tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan.

Melihat realita ini sepatutnya  Dishub segera melakukan evaluasi dengan menyusun ulang target yang realistis.

“Bagi juru parkir yang tidak mampu memenuhi target juga perlu diberikan sanksi. Kerja sama dengan juru parkir dapat dihentikan apabila selama beberapa bulan berturut-turut tidak mencapai target,” tegas politisi Partai Golkar ini.

Selain itu Darsana juga menyoroti proses rekrutmen juru parkir. Rekrutmen, menurutnya  perlu dilakukan secara terbuka dan diumumkan kepada publik dengan menetapkan sejumlah standar, seperti pendidikan, kesehatan jasmani dan rohani, serta kesanggupan memenuhi target yang diberikan. Proses rekrutmen yang lebih terbuka dinilai dapat menghasilkan juru parkir yang lebih berkualitas

Sementara Kepala Dishub Bangli I Dewa Agung Putu Purnama tak menampik realisasi retribusi parkir tahun ini belum sesuai progres. Idealnya, realisasi hingga saat ini sudah mencapai 70 persen.

Pihaknya akan melakukan evaluasi sebagaimana saran Dewan. Tim Dishub akan turun ke sejumlah kantong parkir untuk mengetahui potensi sebenarnya.

“Kami ingin tahu berapa sih potensi dan realisasinya,” kata Purnama.

Saat ini terdapat 18 blok atau kantong parkir yang dikelola Dishub dengan jumlah juru parkir sekitar 50 orang. Dishub selama ini belum pernah memberikan sanksi maupun memutus kerja sama dengan juru parkir yang tidak mencapai target.

“Kami mau turunkan tim dulu untuk memastikan potensi sesungguhnya dan disandingkan dengan capaian,” ujar Purnama. (750)

Pos terkait