SEMARAPURA | patrolipost.com – Sebanyak 732 rumah di Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung diproyeksikan segera mendapatkan akses air bersih melalui proyek Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Pembangunan jaringan air bersih tersebut kini telah mencapai 65 persen. Jaringan Distribusi Utama (JDU) disebut telah selesai, sedangkan pekerjaan yang masih ditunggu adalah pemasangan sambungan menuju rumah warga.
Kepala Dinas PUPRPKP Klungkung Made Jati Laksana, mengatakan proyek masih terus dikerjakan.
“Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 65 persen. Tinggal menunggu pemasangan sambungan rumah,” ujar Jati Laksana, Kamis (27/8/2026).
Pembangunan SPAM ini menjadi penting bagi warga Pejukutan yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan air bersih.
Kini, 732 calon sambungan rumah telah didata sebagai penerima manfaat. Pemerintah berharap jaringan yang dibangun tidak sekadar selesai secara fisik, tetapi benar-benar dapat mengalirkan air hingga ke rumah warga.
Jati Laksana memastikan pemasangan sambungan rumah bagi penerima manfaat tidak dikenakan biaya.
“Biaya pemasangan gratis, tapi setelah air mengalir untuk pemakaian tetap dikenakan biaya. Selanjutnya pengelolaan air bersih tersebut akan dikelola oleh Perumda Panca Mahottama,” jelasnya.
Proyek ini merupakan bagian dari target Pemkab Klungkung memperluas pelayanan air bersih di Nusa Penida.
Sebelumnya, Desa Tanglad dan Pejukutan menjadi dua wilayah yang belum sepenuhnya terlayani. Tanglad telah mendapatkan akses air bersih pada 2025.
Kini, pada 2026, pemerintah menargetkan pelayanan tersebut dituntaskan di Pejukutan.
Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
“Untuk Desa Tanglad sudah terealisasi pada tahun 2025, dan sekarang pada tahun 2026 ini kita tuntaskan sepenuhnya untuk Desa Pejukutan,” tegasnya. (roni)






