Gubernur Koster Dorong BPJS Kesehatan Perluas Layanan Kesehatan Berkualitas di Bali

bpjs1
Gubernur Bali Wayan Koster dan Deputi Direksi Wilayah XI BPJS Kesehatan, Sofyeni di Jayasabha, Denpasar. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Bali merupakan pelayanan dasar yang harus diperluas jangkauannya dari kabupaten/kota se-Bali sampai ke Puskesmas dengan layanan yang berkualitas.

Gubernur meminta Deputi Direksi Wilayah XI BPJS Kesehatan, Sofyeni untuk terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali, agar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Pulau Bali berjalan lancar dan masyarakat Bali tidak terkendala biaya saat berobat di Rumah Sakit (RS).

Bacaan Lainnya

Mendengar arahan tersebut, Deputi Direksi Wilayah XI BPJS Kesehatan Sofyeni mengungkapkan, hampir seluruh penduduk Bali sudah mempunyai JKN, dimana Universal Health Coverage (UHC) di Bali sudah mencapai 98 persen dan yang tercatat aktif sebanyak 87 persen.

“Tingkat keaktifan UHC di Bali adalah yang paling tinggi dari wilayah NTB – NTT, dan secara nasional Bali masuk 10 besar sebagai provinsi paling aktif UHC-nya,” kata Sofyeni, di Jayasabha, Jumat (3/4/3/2026).

Ia menyampaikan di tahun 2025, BPJS Kesehatan sudah mengeluarkan Rp 300 miliar untuk membayar pelayanan kesehatan di empat RS di Bali, yaitu RS Bali Mandara, RS Mata Bali Mandara, RS Manah Shanti Mahottama, dan RS Dharma Yadnya.

“Semoga program ini berjalan lancar,” ucapnya. (pp05)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *