PEKANBARU | patrolipost.com – Universitas Lancang Kuning melaksanakan Sosialisasi Profesi Akuntansi Dalam Memasuki Dunia Kerja kepada Siswa Kelas XII SMK Keuangan Kota Pekanbaru. Kegiatan yang dilaksanakan baru-baru ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat yang terdiri atas Dr Jeni Wardi SE MAk AkCA, Gusmarila Eka Putri SE MAk dan Liviawati SE MSi AK.
SMK Keuangan Pekanbaru merupakan salah satu satuan pendidikan kejuruan swasta di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, yang memiliki orientasi kuat pada penyiapan lulusan siap kerja, khususnya pada bidang administrasi, keuangan, akuntansi, perbankan, teknologi informasi, dan perkantoran. SMK Keuangan Pekanbaru berlokasi di wilayah perkotaan yang relatif strategis karena Pekanbaru merupakan pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan aktivitas ekonomi Provinsi Riau.
Kondisi wilayah tersebut memberikan peluang bagi lulusan SMK bidang keuangan untuk masuk ke dunia kerja pada sektor perkantoran, perbankan, perpajakan, koperasi, UMKM, perdagangan, jasa keuangan, administrasi bisnis, dan kewirausahaan.
Menurut Jeni Wardi, kondisi eksternal juga menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat kesiapan kerja lulusan SMK. BPS Provinsi Riau mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Riau pada Februari 2025 sebesar 4,12%, meningkat 0,27 persen poin dibanding Februari 2024. Lebih spesifik, pemberitaan berbasis data BPS menyebutkan bahwa TPT lulusan SMK di Riau pada Februari 2025 merupakan yang tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lain, yaitu 8,12%, meningkat dari 6,27% pada Februari 2024.
Di tingkat Kota Pekanbaru, TPT tahun 2024 tercatat sebesar 4,63%, sehingga isu kesiapan kerja lulusan vokasi menjadi penting untuk direspons melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang bersifat edukatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Berdasarkan kondisi tersebut katanya, siswa kelas XII SMK Keuangan Pekanbaru berada pada fase transisi penting dari dunia pendidikan menuju dunia kerja, pendidikan lanjutan, atau wirausaha. Pada fase ini, siswa tidak cukup hanya dibekali kemampuan teknis pembelajaran akuntansi di kelas, tetapi juga membutuhkan pemahaman nyata mengenai peta profesi akuntansi, kompetensi yang dibutuhkan industri, etika kerja, sertifikasi profesi, penggunaan teknologi akuntansi, penyusunan CV, kesiapan wawancara kerja, serta peluang karier di bidang akuntansi dan keuangan.
Tanpa sosialisasi yang memadai, siswa berpotensi memiliki persepsi yang sempit bahwa profesi akuntansi hanya terbatas pada pencatatan transaksi, padahal bidang akuntansi saat ini mencakup staf akuntansi, staf pajak, auditor junior, admin keuangan, kasir, teller, analis kredit mikro, staf koperasi, operator aplikasi akuntansi, akuntansi UMKM, hingga wirausaha berbasis jasa keuangan sederhana.
“Tujuan utama dari kegiatan “Sosialisasi Profesi Akuntansi dalam Memasuki Dunia Kerja pada Siswa Kelas XII SMK Keuangan Kota Pekanbaru” adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa mengenai peluang karier di dunia akuntansi, keterampilan yang diperlukan, dan kesiapan memasuki dunia kerja,” kata Jeni.
Solusi yang ditawarkan untuk permasalahan di atas adalah dengan langkah pertama, sosialisasi ragam profesi akuntansi dan peluang karir. Kedua, penguatan kompetensi dasar memasuki dunia kerja. Ketiga, pelatihan sederhana penyusunan CV dan simulasi wawancara kerja.
Kepala Sekolah SMK Keuangan Pekanbaru Drs Zul Irpani MM sangat berterima kaih dan menyambut baik kegiatan ini. Oleh karena itu ia mengajak seluruh siswa untuk dapat menyerap informasi, melakukan diskusi agar kegiatan pengabdian dari dosen Universitas Lancang Kuning ini benar-benar bermanfaat secara teoritis dan praktis. (sdy)






