SEMARAPURA | patrolipost.com – Sepinya minat siswa masuk ke beberapa sekolah SMA Negeri di Klungkung mengundang keprihatinan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali I Nyoman Suwirta. Untuk itu dia berkomitmen memperjuangkan hadirnya program SMA Plus Pariwisata di Kabupaten Klungkung sebagai salah satu solusi meningkatkan daya saing SMAN yang saat ini mengalami penurunan jumlah peserta didik.
Menurut Suwirta, fenomena minimnya jumlah siswa di sejumlah SMA Negeri di Klungkung perlu menjadi perhatian bersama. Bahkan, berdasarkan hasil pemantauannya, terdapat sekolah yang hanya memiliki sekitar hanya puluhan siswa dalam satu kelas.
“Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Ada sekolah seperti SMAN 1 Banjarangkan dan SMAN 1 Dawan yang jumlah siswanya terus menurun. Kondisi ini harus segera dicarikan solusi agar sekolah tetap berkembang,” ujarnya.
Mantan Bupati Klungkung dua periode itu menilai salah satu terobosan yang dapat dilakukan adalah menghadirkan program SMA Plus Pariwisata. Program tersebut dinilai sangat relevan mengingat Klungkung merupakan daerah tujuan wisata yang membutuhkan sumber daya manusia di bidang pariwisata.
“Saya sedang menjajaki kemungkinan agar SMAN 1 Banjarangkan dan SMAN 1 Dawan memiliki program Plus Pariwisata. Program ini sekaligus dapat memberdayakan guru-guru yang ada sehingga sekolah memiliki keunggulan yang menjadi daya tarik bagi masyarakat,” katanya.
Suwirta mengungkapkan, upaya tersebut tidak hanya sebatas wacana. Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali yang membidangi pendidikan, dirinya telah melakukan komunikasi awal dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali untuk membahas kemungkinan realisasi program tersebut.
Menurutnya, apabila program SMA Plus Pariwisata dapat diwujudkan, sekolah negeri di Klungkung akan memiliki nilai tambah tanpa mengubah fungsi utama sebagai SMA. Lulusan diharapkan tetap memiliki kompetensi akademik sekaligus dibekali keterampilan dasar di bidang pariwisata yang menjadi kebutuhan dunia kerja di Bali.
“Kami akan terus memperjuangkan gagasan ini bersama Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Harapan kami, sekolah-sekolah yang saat ini kekurangan siswa dapat kembali diminati masyarakat melalui program unggulan yang sesuai dengan potensi daerah,” tegas Suwirta.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Klungkung. (roni)






