BANGLI | patrolipost.com – Kasus laka lantas melibatkan bus pariwisata dengan sepeda motor yang terjadi di ruas jalan Putra Yuda, tepatnya di Lingkungan/Banjar Penglumbaran, Kecamatan Susut, Bangli beberapa hari lalu menyebabkan NI Kadek Sriani yang dibonceng suaminya I Nyoman Muliastra (45) meninggal dunia. Tragedi memilukan yang menimpa korban asal Banjar /Lingkungan Kawan Bangli ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Di balik kasus laka lantas ini ada sepenggal cerita yang membikin gemas. Pasalnya, setelah menabrak sepeda motor korban, bus yang dikemudikan oleh WSB bukannya berhenti memberikan pertolongan kepada korban yang terkapar di bahu jalan, tapi justru kabur menuju pool yang beralamat di Kota Bangli. Sesampainya di pool, pria asal Jawa ini bukannya langsung menyerahkan diri ke Polres Bangli malah memilih kabur ke wilayah Denpasar.
Informasi yang berhasil dihimpun di Polres Bangli diketahui sebelum kabur ke Denpasar WBS kepada rekannya mengaku bakal menjenguk korban di RSUD Bangli. Dengan mengendarai sepeda motor WBS meninggalkan poll. Di sisi lain mendengar terjadi laka lantas pihak Satlantas Polres Bangli turun guna melakukan penyelidikan. Selanjutnya petugas berusaha mencari pengemudi bus dengan mendatangi pool bus. Dari rekan WBS didapat keterangan jika yang bersangkutan mengaku ke RSUD Bangli guna menjenguk kondisi korban dan juga akan menuju TKP.
”Keterangan rekan WBS membuat petugas terkejut karena selama petugas turun lakukan olah TKP, bersangkutan tidak ada dilokasi kejadian,” ujar sumber.
Saat petugas akan meninggalkan pool tiba- tiba mendengar suara HP berdering di dashboard depan mobil bus yang dikemudikan oleh WBS. Setelah diambil ternyata HP tersebut milik WBS yang tertinggal. Selang beberapa menit kemudian WBS menghubungi HP miliknya dengan gunakan HP milik temannya. Ia mengaku posisinya ada di Denpasar.
”Mengetahui kalau WBS kabur ke Denpasar, petugas Satlantas Polres Bangli dipimpin langsung Kasat Lantas meluncur ke Denpasar, malam hari itu juga,” sebutnya.
Berdasarkan posisi HP yang dibawa WBS petugas menyasar tempat kost yang ada wilayah jalan Plawa Denpasar. Petugas sempat kesulitan mencari tempat kos yang ditinggali WBS.
”Titik terang tempat kost WBS didapat setelah petugas memeriksa HP bersangkutan di sana tertera alamat yang dipakai WBS saat belanja secara online,” ungkap sumber.
Setelah berhasil menemukan tempat kos tersebut, petugas menyisir beberapa sepeda motor yang terparkir di areal kos. Akhirnya petugas menemukan sepeda motor yang digunakan WBS.
”Karena penghuni kos banyak dan menghindari kegaduhan petugas kembali menghubungi HP yang dibawa WBS dan akhirnya petugas berhasil mengamankannya di salah satu kamar kos. Selanjutnya WBS langsung digiring menuju Polres Bangli guna proses penyelidikan,” ungkapnya.
Di sisi lain Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta saat dikonfirmasi pada Sabtu (18/7/2026) membenarkan jika pengemudi bus kini telah diamankan di Polres Bangli.
”Kasus laka lantas ini masih didalami petugas Sat Lantas Polres Bangli,” tegasnya. (750)






