BANGLI | patrolipost.com – Rumah milik I Wayan Arnaya (32) warga Banjar/Desa Subaya Kecamatan, Kintamani Bangli pada Sabtu (17/10/2026) ludes terbakar. Kuat dugaan kebakaran terjadi karena lupa mematikan api di tungku usai memasak.
Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran rumah di Desa Subaya , Kintamani tersebut. Menurutnya sebelum kebakaran, korban sempat memasak di dapur. Usai memasak korban langsung pergi ke ladang dan meninggalkan dapur dalam kondisi api tungku masih menyala.
Lanjut Gumiliarta, sekira pukul 13.00 Wita korban ditelepon oleh I Nyoman Paing yang mengatakan kalau rumahnya terbakar.
“Mendapat informasi tersebut korban lantas bergegas pulang. Sampai di rumah, korban melihat rumahnya sudah dilalap si jago merah,” ungkap perwira asal Desa Bangbang, Tembuku ini.
Lanjut Gumiliarta upaya memadamkan api dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan peralatan seadanya. Atas kejadian tersebut korban alami kerugian Rp 150 juta.
“Petugas dari Polsek Kintamani sedang mendalami kasus kebakaran ini, ” tegas Gumiliarta.
20 Are Hutan Terbakar
Dihari yang sama, Sabtu (17/10/2026) kebakaran hutan terjadi di kawasan Hutan Konservasi TWA Gunung Batur Bukit Payang, Co -8,2724070, 115,3765570, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Bangli.
Menurut Iptu Gumiliarta, api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.30 Wita. Mulanya api muncul dari balik semak belukar dan merambat membakar pepohonan di Kawasan Blok Seked TWA Gunung Batur Bukit Payang yang berada di tepi Jalan Raya Seked menuju Pura Likus Seked.
Melihat hal tersebut masyarakat sekitar berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas KPHK Kintamani, Polsek dan Koramil Kintamani.
Lanjut Iptu Gumiliarta, petugas KPHK Kintamani dan Anggota Polsek Kintamani berupaya memadamkan api menggunakan pipa pengairan milik warga. Upaya pemadaman juga mendapat bantuan dari unit Damkar Pemkab Bangli. Sekitar pukul 22.00 Wita api dapat dipadamkan.
“Setidaknya seluas 20 are kawasan hutan terbakar diduga kebakaran terjadi karena putung rokok yang dibuang secara sembarangan hingga menimbulkan kebakaran,” tutup Iptu Gumiliarta. (750)





