SEMARAPURA | patrolipost.com – Tumpukan sampah residu di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.
Pantauan di lokasi pada Rabu (8/7/2026), proses pemasangan mesin masih berlangsung. Sejumlah teknisi terlihat menyelesaikan instalasi perangkat pirolisis yang didatangkan dari Tiongkok. Mesin-mesin tersebut telah terpasang di sisi Timur gedung TOSS Centre, sementara pekerjaan penyempurnaan instalasi masih dilakukan.
Di sisi lain, tumpukan sampah residu terus bertambah. Sejumlah pekerja tampak memilah sampah yang kini ditumpuk di akses jalan bagian utara kawasan TOSS Centre karena lokasi penampungan sebelumnya telah penuh.
“Karena tempat yang di Selatan gedung sudah penuh, residunya sementara dipindahkan ke sini,” ujar salah seorang pekerja di lokasi.
Sampah residu yang didominasi plastik kotor dan material lain yang sulit diolah itu terus menumpuk sejak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Centre tidak lagi beroperasi. Kehadiran mesin pirolisis diharapkan mampu mengolah residu tersebut sehingga tidak lagi menumpuk di kawasan TOSS Centre.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Dewa Komang Aswin mengatakan progres pemasangan mesin pirolisis hampir rampung. Namun, operasional mesin belum dapat dilakukan karena masih menunggu teknisi ahli dari luar negeri yang akan melakukan penyelesaian akhir sekaligus pendampingan uji coba.
“Instalasi astungkara hampir selesai, tinggal menunggu teknisi ahli dari luar negeri,” kata Dewa Komang Aswin.
Ia menjelaskan, proses perakitan sejauh ini berjalan sesuai rencana. Hanya saja, pengerjaan sempat memerlukan waktu lebih lama karena sejumlah komponen harus didatangkan dari luar daerah.
“Seluruh proses berjalan lancar. Kendalanya hanya beberapa material harus didatangkan dari luar daerah. Setelah teknisi ahli datang, kami segera melakukan uji coba mesin,” ujarnya. (roni)






