Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Nusa Lembongan, Delapan Nelayan Selamat

nelayan
Tim SAR melakukan evakuasi terhadap nelayan yang perahunya terbalik di hantam ombak. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Sebuah perahu nelayan dilaporkan mengalami kecelakaan laut hingga terbalik akibat terhempas ombak di Perairan Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Selasa (14/4/2026) malam. Seluruh korban yang berjumlah delapan orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 19.30 WITA dari seorang pelapor bernama Ibu Eka.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan informasi yang diterima, insiden terjadi sekitar pukul 19.00 Wita saat perahu nelayan dengan delapan anak buah kapal berlayar dari Pulau Serangan menuju perairan Nusa Penida untuk mencari ikan,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Di saat posisi perahu sudah terbalik dan terapung-apung, para korban berupaya bertahan di atasnya dan kemudian meminta bantuan evakuasi. Kedelapan nelayan yang perahunya terbalik seluruhnya berasal dari Serangan, Denpasar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, operator komunikasi yang sedang bertugas segera berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, serta VTS Benoa.

“Pada pukul 19.50 Wita, Tim Rescue Unit SAR Nusa Penida bersama personel TNI AL bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar,” imbuhnya.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari enam personel (empat personel Basarnas dan dua personel Pos TNI AL Nusa Penida) melakukan pencarian di sekitar lokasi perkiraan kejadian pada koordinat 8°42’59.54″S – 115°22’28.39″E. Kurang lebih pukul 21.00 Wita, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada posisi 08°44’31,49”S – 115°20’49,7”E.

“Lokasi ditemukannya sekitar 8,6 NM dari Pelabuhan Benoa, kemudian mereka dievakuasi menuju Pelabuhan Benoa,” ungkapnya.

Pada pukul 21.50 Wita, Tim SAR Gabungan bersama seluruh korban tiba di Pelabuhan Benoa dalam keadaan selamat. Kedelapan orang itu kemudian dibawa untuk beristirahat di KN SAR Arjuna 229 sambil menunggu penjemputan oleh keluarga masing-masing.

Unsur SAR Gabungan yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR yakni Unit Siaga SAR Nusa Penida (5 personel), Pos TNI AL Nusa Penida (2 personel),  VTS Benoa (2 personel) serta pemilik kapal. (roni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *