BANGLI | patrolipost.com – Peristiwa tragis terjadi di lokasi pancing Banjar Toya Bungkah, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Bangli, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.
Seorang pemancing yakni I Wayan Rencana Yasa (33) asal Banjar Tengah, Desa Nyangglan Kelod, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung meninggal dunia setelah tersambar petir saat memancing di kawasan Danau Batur. Selain itu, dua orang mengalami luka-luka dan satu orang lainnya selamat tanpa cedera.
Kapolsek Kintamani Kompol Made Dwi Puja Rimbawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut.
“Untuk para korban telah dilarikan ke RSUD Bangli,” ujarnya.
Menurut Kompol Dwi Puja kejadian berawal ketika keempat korban memancing sejak pukul 09.00 Wita di lokasi tersebut.
“Sekitar pukul 12.00 Wita wilayah Kintamani diguyur hujan deras disertai petir,” jelas Kompol Dwipuja
Lanjut mantan Kapolsek Bangli ini, sekitar pukul 14.30 Wita tiba-tiba petir menyambar korban I Wayan Rencana serta rekanya sesame pemancing. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan kepada petugas.Mendapat laporan petugas dibantu masyarakat langsung melakukan proses evakuasi
Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 15.30 Wita. Korban meninggal dunia dibawa menggunakan kapal Sat Polair menuju tepi Danau Batur di Desa Kedisan, sementara korban luka-luka dirujuk ke RSUD Bangli untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kuat dugaan korban tersambar petir lewat alat pancing yang dibawa,” sebut Kompol Dwipuja.
Sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga, telah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim Inafis Sidokes Polres Bangli. Hasil pemeriksaan ditemukan luka bakar pada beberapa bagian tubuh korban akibat tersambar petir.
Sementara untuk korban selamat yakni I Wayan Wirawan (34) mengalami luka bakar pada tangan kanan dan kaki kiri dan I Ketut Bagiada (37) mengalami luka akibat terkena batu saat evakuasi. Sedangkan Kadek Setya Gunawan (26) dalam kondisi selamat tanpa alami luka-luka sedikit pun.
“Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Dalam kesempatan ini Kompol Made Dwi Puja Rimbawa mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di area terbuka, termasuk di sekitar Danau Batur, saat terjadi hujan disertai petir guna menghindari kejadian serupa,” harap Kompol Dwi Puja Rimbawa. (750)
