SEMARAPURA | patrolipost.com – Seorang pria asal Lombok NTB menjadi korban pengeroyokan dua pria dari daerah yang sama sehingga menderita luka-luka. Kasus pengeroyokan ini terjadi di Warung Bayu & Putu di Jl Bypass IB Mantra, Senin 26 Oktober 2026.
Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Komang Alit Purnaibawa menjelaskan, tempat kejadian perkara di Warung Bayu & Putu Jalan Baypass Prof Ida Bagus Mantra, Desa Jumpai, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, Senin 26 Oktober 2026 sekira pukul 23.15 Wita.
Pelapor sekaligus korban Ramdani (32) alamat Batu Mas, Desa Mareje Timur, Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kejadian berawal pada Senin, 26 Oktober 2026 sekira pukul 23.15 Wita saat korban sedang duduk menikmati kopi di Warung Bayu & Putu yang beralamat di Jl Bypass Prof Dr Ida Bagus Mantra Desa Jumpai Klungkung.
Secara tiba-tiba pelaku Azwandi dan pelaku Arsil yang sebelumnya telah ada di lokasi dan duduk di meja sebelah korban, menarik baju korban dan langsung melakukan pemukulan secara bertubi-tubi. Pemukulan tersebut dilakukan secara bergiliran oleh pelaku Azwandi dan Arsil.
Akibatnya baju yang dipakai korban robek di bagian bawah kerah. Sedangkan pukulan mengenai bagian wajah korban, diantaranya di bagian bawah mata sebelah kiri yang berakibat luka memar dan luka robek pada bagian bawah mata kiri, hidung mengeluarkan darah.
Akibat pengeroyokan itu korban juga menderita luka benjolan/pembengkakan pada bagian jidat sebelah kanan. Atas tersebut selanjutnya korban melapor ke kantor kepolisian Polres Klungkung guna mendapatkan penanganan hukum lebih lanjut.
Menerima laporan korban, Kasat reskrim Kasat Polres Klungkung AKP Reno Chandra Wibowo STrK SIK memerintahkan Kanit I Ipda I Putu Satria Mahotama Putrawan STrK melakukan penyelidikan. Hasilnya, setelah mengumpulkan keterangan saksi-saksi diperoleh identitas serta keberadaan kedua pelaku.
Selasa 27 Oktober 2026 kedua pelaku berhasil diamankan di rumah kos yang beralamat di Jl Raya Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung. Saat ini kedua pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Klungkung guna penanganan lebih lanjut.
Adapun motif pelaku melakukan kekerasan dikarenakan pelaku atas nama Arsih Hari sering ditantang oleh korban. Karena tidak tahan terus menerus ditantang korban sehingga pada saat bertemu di warung Bayu & Putu, pelaku langsung melampiaskan amarahnya terhadap korban.
“Sementara pelaku lainnya Mumahmad Azwandi ikut melakukan kekerasan terhadap korban lantaran membantu pelaku Arsil melampiaskan sakit hati. Pelaku dijerat dengan Pasal 262 KUHP tentang penganiayaan,” pungkas Kasi Humas. (roni)
