DENPASAR | patrolipost.com – Seorang pria diduga memanfaatkan kelengahan pemilik toko kelontong di Jalan Noja Nomor 74, Banjar Abiannangka Kaja, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Jumat (7/8/2026). Pria ini pura-pura belanja telur, pada saat penjaga took lengah, dia malah membawa kabur enam karung beras.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, kasus pencurian tersebut dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 18.10 Wita. Laporan tercatat dalam Dumas/276/VIII/2026/SPKT. Unit Reskrim/Polsek Dentim/Resta DPS/Polda Bali.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 16.55 Wita. Saat itu, Ni Made Kardi (66) sedang menjaga toko kelontong miliknya. Seorang pria berusia sekitar 30 tahun datang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna biru doff.
Pelaku kemudian masuk ke dalam toko dan berpura-pura menjadi pembeli. Awalnya, pria tersebut menanyakan harga telur sebanyak satu krat. Korban menjawab harganya Rp 50 ribu. Tanpa merasa curiga, korban kemudian mengambilkan telur sesuai pesanan.
Namun pria tersebut kembali meminta korban mengambil sejumlah barang lain, mulai minyak, gula, kopi, sabun hingga garam. Saat korban sibuk mengambil barang-barang pesanan, pelaku justru menjalankan aksinya.
Tanpa sepengetahuan ibu tersebut, pria ini menaikkan beberapa karung beras ukuran 5 kilogram ke sepeda motornya. Korban yang masih sibuk menyiapkan pesanan kemudian mengambil tas kresek untuk membungkus telur. Ketika hendak menyerahkan pesanan, pelaku sudah tancap gas meninggalkan toko. “Beras milik korban dibawa pergi oleh pelaku. Saat itu korban masih mengambilkan barang yang diminta pelaku,” terang Kasi Humas kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Total terdapat enam karung beras merek Sido Makmur ukuran 5 kilogram yang raib. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 465 ribu.
Dari keterangan korban, pelaku memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 170 sentimeter dengan perawakan sedang. Saat beraksi, pelaku mengenakan kaus lengan pendek warna merah, helm hitam, serta berkacamata. Pelaku juga mengendarai Honda Scoopy warna biru doff yang disebut tidak menggunakan pelat nomor belakang.
Berbekal laporan korban dan ciri-ciri pelaku, Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur masih melakukan penyelidikan. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTv) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. “Pelaku masih diselidiki,” pungkasnya. (007)
