Sebanyak 28 Warga Binaan Rutan Klungkung Dapat  Remisi Idul Fitri

remisi klk
Kapolres Klungkung hadiri penyerahan remisi warga binaan Rutan. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Kelas IIB Klungkung penyerahan remisi khusus kepada warga binaan, Sabtu (21/3/2026). Sebanyak 28 warga binaan menerima remisi khusus  Idul Fitri 2026.

Pemberian remisi ini berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor: PAS-472,468,454.PK.05.03 Tahun 2026, dengan jumlah penerima sebanyak 28 orang warga binaan dengan potongan masa tahanan bervariasi.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra SE, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Decky Nurmansyah, Kabid Pembinaan dan Pelayanan Wayan Putu Sutrisna, Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat SH SIK MH, Dandim 1610/Klungkung, Kepala Rutan Kelas IIB Klungkung Alviantino Riski Satriyo, serta jajaran pejabat Polres Klungkung dan Rutan Klungkung.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 28 warga binaan menerima Remisi Khusus (RK II) Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026 dengan besaran pengurangan masa pidana yang bervariasi, yakni 2 bulan, 1 bulan 15 hari, 1 bulan, dan 15 hari.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK) kepada anak binaan, serta dilanjutkan dengan silaturahmi dan ramah tamah antara jajaran pejabat dan warga binaan.

Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh setiap program pembinaan yang dilaksanakan di lingkungan pemasyarakatan, termasuk pemberian remisi kepada warga binaan.

“Pemberian remisi ini merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berperilaku baik selama menjalani masa pidana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa momentum Hari Raya Idul Fitri diharapkan dapat menjadi titik balik bagi para warga binaan untuk memperbaiki diri.

“Kami berharap para warga binaan dapat menjadikan momen ini sebagai semangat baru untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, sehingga nantinya dapat kembali ke masyarakat dan berkontribusi secara positif,” tambahnya. (roni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *