BANGLI | patrolipost.com – Pasca jaringan pipa transmisi di sumber mata air Gamongan diterjang tebing yang longsor pada Rabu (29/4/2026) pendistribusian air ke ribuan pelanggan di Bangli sempat terganggu hingga beberapa hari.
Kabag Teknik Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli I Wayan Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan hujan lebat yang terjadi pada Selasa (28/4/2026) malam menyebabkan tebing setinggi hampir 50 meter longsor dan menimpa jaringan pipa transmisi di sumber mata air Gamongan.
“Posisi pipa transmisi yang diterjang material tebing yang longsor berada di bantaran Sungai Melangit,” ujar Gunawan, Minggu (3/5/2026).
Kata Gunawan proses perbaikan baru dilakukan pada Ramis pagi. Proses perbaikan memang butuh waktu karena kondisi medan yang ekstrem.
“Hari pertama perbaikan sempat terkendala hujan, karena melihat faktor keselamatan begitu turun hujan perbaikan dihentikan dan dilanjutkan esok pagi,” kata Kabag asal Desa Kayubihi Bangli ini.
Lanjut Gunawan tebing yang longsor menyebabkan pipa transmisi 6 dim untuk layanan unit Kubu dan pipa transmisi 8 dim untuk layanan unit Bangli hancur.
Hancurnya pipa transmisi menyebalkan pendistribusian air terganggu. Untuk unit Kubu dampaknya dirasakan pelanggan di wilayah, Banjar Sidewas, Kubu sekitarnya. Sedangkan untuk unit Bangli wilayah kota hingga Banjar Tegal, Bebalang pendistribusian air terganggu.
“Menghindari pelanggan tidak sampai mendapatkan air selama proses perbaikan maka kami memanfaatkan sumber cadangan dan pendistribusian air ke pelanggan kita lakukan bergilir,” jelasnya.
Setelah tiga hari berjuang lakukan perbaikan, kini pendistribusian air mulai hari Sabtu (2/5/2026) malam telah normal kembali. Kami mohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini,” kata Wayan Gunawan. (750)
