SPMB di SD 3 Cempaga Bangli hanya Dapat Lima Siswa

sdn 3 cempaga1
SDN 3 Cempaga, tidak diminati siswa. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Jumlah calon siswa baru yang dijaring dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SD 3 Cempaga, Kecamatan Bangli terus berkurang dari tahun sebelumnya. Untuk  tahun ajaran ini  jumlah calon siswa baru  hanya  5 orang. 

Di sisi lain dengan minimnya jumlah siswa yang diterima, untuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) masih menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli.

Plt Kepala Sekolah SD 3 Cempaga Gusti Ayu Pradnyani mengatakan berdasarkan data hingga waktu masa pendaftaran berakhir, jumlah siswa yang mendaftar baru 5 calon siswa baru. Diprediksi kecil kemungkinan jumlah calon siswa baru akan bertambah.

Kata Gusti Ayu Pradnyani, karena baru dua bulan ditunjuk sebagai Plt Kasek SD 3 Cempaga maka pihaknya tidak tahu persis penyebab minimnya siswa yang mendaftar. Namun demikian dari hasil investigasi yang dilakukan oleh tim dengan melakukan koordinasi dengan banjar pendukung lewat kapling yakni  kapling  Banjar Pekuwon, Brahmana Bukit dan Gunaksa serta Puri Bukit didapat faktor utama penyebab minimnya jumlah siswa baru  karena angka kelahiran di wilayah tersebut sangat minim yakni hanya 1 orang orang per banjar.

“Jika dirunut angka kelahiran untuk masuk SD saat ini tepat saat masa Covid-19,” ujar Gusti Ayu Pradnyani, Senin (6/7/2026).

Disamping dari hasil penelusuran ternyata ada beberapa orangtua siswa lebih memilih di SD lain semisal di SD I Kawan dan  SD I Cempaga. Untuk di  SD I Kawan karena memang siswa tinggal dekat di sekitar sekolah, sedangkan untuk SD 1 Cempaga karena irisan dimana kakaknya sekolah di SD I Cempaga.

“Berkaca dari hasil penelusuran minimnya jumlah siswa karena disebabkan angka kelahiran yang sangat minim,” kata Kasek asal Karangasem ini.

Berkaitan dengan jumlah siswa baru yang minim maka untuk kegiatan MPLS pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas dan hasilnya kegiatan MPLS tetap berjalan sesuai mekanisme. 

“Sepanjang tenaga pengajar ada, proses belajar mengajar juga tetap berjalan normal,” jelasnya.

Minimnya perolehan murid baru tahun ini sudah menjadi trend di SD 3 Cempaga. Jika melihat data dari kelas-kelas di atasnya, penurunan drastis terlihat sejak Angkatan kelas 2 saat ini. Adapun jumlah siswa SD 3 Cempaga saat ini yakni untuk kelas VI sebanyak 20 siswa, Kelas V sebanyak 33 siswa, kelas IV sebanyak 16 siswa, Kelas III sebanyak 18 siswa dan kelas II sebanyak 6 siswa. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *