BANGLI | patrolipost.com – Nasib tragis dialami Gede Muliadi (3), balita asal Banjar/Desa Sukawana, Kintamani ditemukan meninggal dunia di bak penampungan air milik orangtuanya di Banjar Pengumpetan Desa Bantang Kintamani pada Jumat (8/5/2026) sekira pukul 13.00 Wita.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian naas bermula sekitar pukul 13.00 Wita, korban bersama ibunya I Wayan Adiani berada di ladang. Ibu korban meninggalkan korban untuk bekerja di area ladang sekitar bak penampungan air. Sementara korban bermain di sekitar lokasi bak penampungan air bersama temannya Ni Ketut Okta.
Selang beberapa saat kemudian Ibu korban menanyakan keberadaan korban kepada teman bermainnya karena tidak terlihat saat dicari.
Selanjutnya ibu korban memanggil suaminya dan melakukan pencarian di sekitar area ladang miliknya dan di sekitaran bak penampungan air tersebut. Setelah dicari korban ditemukan berada di dasar bak penampungan air dan selanjutnya korban dievakuasi oleh bapaknya dari dalam bak penampungan air kemudian dibawa ke Klinik Pratama Era Medika untuk mendapat penanganan medis.
Kapolsek Kintamani Kompol Dwi Puja Rimbawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Petugas telah tutun ke lokasi kejadian guna lakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi,” tegasnya.
Berdasarkan hasil olah TKP korban tenggelam di bak penampungan air dengan ukuran 3×2,5 meter kedalaman 1,15 meter. Saat kejadian kondisi bak airnya penuh,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dengan mengganggap kejadian ini sebagai sebuah musibah,” kata Kompol Dwi Puja Rimbawa. (750)





