Usai Ditelepon Pacar, Buruh Bangunan di Klungkung Coba Bunuh Diri Minum Oli Campur Miras

bunuh diri
Korban yang pingsan setelah minum oli tidak sadarkan diri dirawat di UGD RSU Klungkung. (ist) 

SEMARAPURA | patrolipost.com – Warga Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung dihebohkan aksi buruh bangunan yang mencoba bunuh diri dengan minum oli bekas dicampur miras. Peristiwa ini terjadi Senin, 30 Maret 2026  sekira Pukul 11.00 Wita di sebuah  bangunan proyek rumah, di Jalan Sedap Malam Barat, Gang III, Kelurahan Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung.

Kapolsek Klungkung Kompol Wayan Sujana SH saat dihubungi wartawan Selasa (31/3/2026) menerangkan korban yang diduga mencoba bunuh diri ini bernama Mohammad Rosiful Akli (22) alamat Dusun Kebinsari, Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Alamat di Klungkung Jalan Sedap Malam Uma Lemek Kelurahan Semarapura Kelod.

Bacaan Lainnya

Adapun saksi yang mengetahui kejadian tersebut Okyk Prasetyo Rizki (35) alamat Dusun Krajan Wenten, Tamjunggrejo, Kecamatan Wuluhan, Jember. Alamat tinggal Jalan Sedap Malam Barat Gang III Uma Lemek Kelurahan Semarapura Kelod Klungkung. Saksi lainnya pemilik bangunan Ni Komang Widiarni (47) PNS, alamat KTP Jalan Sedap Malam Barat Gang III Uma Lemek Kel Semarapura Kelod Klungkung.

Kronologis kejadian menurut keterangan saksi Rizki, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 09.00 Wita, korban datang ke tempat kerja dan langsung melaksanakan aktivitas kerja berupa menurunkan pasir. Selang beberapa waktu, korban merasa lelah dan kemudian beristirahat.

Saat beristirahat, korban melihat sisa minuman keras jenis arak sekitar setengah botol, yang kemudian diminum seorang diri oleh korban. Tidak lama kemudian, korban menerima telepon dari seseorang yang diduga pacar korban. Setelah menerima telepon tersebut, korban terlihat terdiam dan menunjukkan perubahan perilaku.

Selanjutnya, korban diduga meminum oli bekas yang berada di dalam botol air mineral. Beberapa saat kemudian, korban mengalami penurunan kesadaran, berlari-lari, serta bertingkah tidak terkendali di jalan.

Melihat kejadian tersebut, saksi Rizki  kemudian menghubungi Kelian Banjar setempat untuk meminta bantuan. Pada pukul 13.10 Wita, Bhabinkamtibmas Sp Klod dan Kelian Banjar tiba di TKP kemudian menghubungi ambulans Kris guna penanganan lebih lanjut.

“Pada pukul 13.15 Wita, ambulans Kris tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Klungkung untuk mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya.

Lebih jauh menurut Kompol Sujana, diduga sebelum kejadian, korban sempat mengalami permasalahan atau pertengkaran dengan pacarnya, yang kemungkinan mempengaruhi kondisi psikologis korban.

Sementara itu dihubungi terpisah Kasihumas RSUD Klungkung Gusti Putu Widiyasa, Selasa (31/3/2026) menyatakan korban sempat dirawat di ruang UGD RSU Klungkung.

“Saat dirawat korban mengalami muntah muntah sejenis oli dan kemarin oleh keluarganya minta pulang paksa dari perawatan,” ungkapnya. (roni)

Pos terkait