Wabup Tjok Surya Buka Pengabdian Masyarakat Lustitia FH Unud di Desa Tihingan

fh unud
Wabup Tjok Surya buka pengabdian FH Unud. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung membuka Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Iustitia Tahun 2026 Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana di Lapangan Pau, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (31/1/2026).

Sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Wabup Tjok Surya mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah penting agar mahasiswa benar-benar siap sebelum turun ke lapangan. Mahasiswa tidak hanya datang sebagai pelaksana kegiatan, tetapi sebagai anak-anak muda terdidik yang mampu melihat persoalan di masyarakat, mendengarkan dengan empati, dan ikut mencari solusi secara bijak.

Bacaan Lainnya

Desa Tihingan yang menjadi lokasi pengabdian memiliki potensi yang luar biasa, baik di bidang pertanian, seni, maupun budaya, khususnya kerajinan gamelan yang sudah dikenal luas. Di sisi lain, desa ini juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan lingkungan, sosial, hingga kebutuhan infrastruktur dan pendampingan hukum.

“Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberi warna baru, membantu masyarakat mengembangkan potensi yang ada, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat desa dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Wabup Tjok Surya juga berharap kegiatan Pengabdian Masyarakat Iustitia 2026 dapat berjalan dengan lancar, memberi manfaat nyata bagi masyarakat Desa Tihingan, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membentuk kepekaan sosial, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.

Sementara Ketua Panitia, I Gusti Agung Roman Kertajaya menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata serta manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus merupakan kegiatan wajib mahasiswa fakultas hukum.

“Kegiatan Pengabdian Masyarakat Iustitia 2026 dilaksanakan pada tanggal 31 Januari – 1 Februari 2026 di Lapangan Pau, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, dengan mengusung tema “Bhakti Dharmaning Kauripan,” jelas Gung Roman.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi 3M, Sosialisasi pengelolaan sampah, Pengelolaan Bank Sampah, Inventarisasi Budaya, Tracking, Reboisasi, Penuangan eco enzym, serta memberikan bantuan sosial kepada warga desa yang membutuhkan, teba modern, pencatatan KIK dan NIB yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kegiatan ini melibatkan 516 peserta, dosen pendamping, serta didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan tentunya juga seluruh masyarakat,” terangnya. (roni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *