27 Tahun Purnawirawan Polri, Purna Bhakti Bukan Akhir dari Pengabdian

pp polri(1)x
Potong tumpeng perayaan HUT ke-27 PP Polri. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Meski sebagai Purna Bhakti, tetapi  bukan akhir pengabdian. Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) tetap menegakan komitmen dan perkokoh sikap konsistensi PP Polri dalam mendukung tugas Polri yang Presisi.

Kepastian ini disampaikan Dewan Penasihat PP Polri Daerah Bali Irjen Pol (Purn) Drs I Ketut Argawa pada acara syukuran HUT ke 27 PP Polri di Gedung Presisi Mapolda Bali, Jumat, 10 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

“Kita para purnawirawan Polri ini sebenarnya pengabdian bukan hanya pada saat kita dinas dulu. Kenapa motto PP Polri ini tetap setia, karena berlandaskan pada pedoman Catur Prasetya dan Tri Brata tetap mendorong dan mendukung pelaksanaan tugas – tugas Polri ke depan. Tugas Polri sekarang sangat berat, kita mendukung, baik secara langsung maupun tindak langsung. Jadi, Purna Bhakti bukan akhir dari pengabdian,” ujarnya.

Ketua PP Polri Daerah Bali Brigjen Pol (Purn) Drs Njoman Gede Suweta MH mengatakan, realisasi di lapangan bagaimana PP Polri memberikan dukungan kepada Polri, setidak – tidaknya jangan menjadi pelaku pelanggaran atau pelaku kejahatan di masyarakat.

“Ajak masyarakat bersama – sama jangan menjadi pelaku kejahatan. Supaya tugas Polri tidak semakin berat,” ujarnya.

Sementara sambutan Ketua Umum PP Polri Jenderal Polisi (Purn) Bambang Hendarso Danuri yang dibacakan oleh Njoman Gede Suweta mengatakan, Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri dideklarasi pada 30 Juni 1999 oleh salah satu tokoh pemakarsa almarhum Jendral Polisi (Purn) Awaloedin Djamin. PP Polri merupakan  wadah perekat tali silaturahmi, komunikasi, koordinasi dan pengabdian bagi anggota purnawirawan Polri. Meski purna bhakti namun selalu konsiten memegang teguh motto tetap setia, dan komitmen menjaga sikap serta semangat juang sekali Bhayangkara tetap Bhayangkara dan sekali pejuang tetap berjuang.

“Oleh kare itu, dapat disampaikan bahwa selama menjalankan amanah sebagai Ketua Umum PP Polri, pada periode pertama kebijakan yang kami ambil lebih menekankan pada program penguatan kedudukan dan identitas organisasi di tingkat pusat hingga daerah serta pembangunan Kantor PP Polri Pusat, Gedung Tri Brata, Hotel Sutasoma maupun Balai Tetap Setia PP Polri dan unit usaha rumah,” katanya.

Sementara periode ke dua, diarahkan kepada aspek pemanfaatan dan pemberdayaan badan usaha serta peningkatan peningkatan kualifikasi kompetisi profesi anggota PP Polri untuk lebih mandiri, profesional, dan taat asas, serta pengalihan 100 persen kepemilikan Gedung Tri Brata maupun Hotel Sutasoma dari mitra kerja kepada PP Polri.

Wakapolda Bali Brigjen Pol I Made Astawa yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh anggota PP Polri atas dedikasi serta kontribusi yang terus diberikan bagi organisasi, institusi Polri, dan masyarakat. Menurutnya, pengalaman, loyalitas, dan nilai-nilai pengabdian yang dimiliki para purnawirawan menjadi teladan sekaligus kekuatan dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi.

“Melalui peringatan HUT PP Polri XXVII ini, diharapkan sinergi dan kebersamaan antara Polri dan keluarga besar PP Polri terus terjalin dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” harapnya.

Pada acara syukuran tersebut, Wakapolda Bali Brigjen Pol I Made Astawa melantik Njoman Gede Suweta sebagai Ketua PP Polri Daerah Bali. (007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *