Cekcok Usai Pesta Miras, Pria Sumba Barat Tebas Pria Sumba Tengah

penebasan1
Foto ilustrasi perkelahian akibat mabuk miras. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Keributan antar sesama warga asal Sumba, NTT di Denpasar kembali terjadi. Kali ini, terjadi di sebuah Rumah Kost, Kamar No 20 Jalan Gunung Lumut, Gang Dahlia, Padangsambian Klod,  Denpasar Barat pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 22.25 Wita. Seorang pria asal Tana Rana, RT/RW : 001/001, Desa Dameka, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah – NTT, Yulius Dapa Dora (26) ditebas oleh seorang pria asal Sumba Barat berinisial RNP yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Menurut keterangan saksi – saksi, Marten Awang (32) asal Sumba Barat, bahwa saat itu saksi sedang rebahan sambil bermain handphone di kamarnya nomor 10. Tidak lama kemudian terdengar keributan, sehingga ia keluar dari kamar dan melihat terduga pelaku berada di halaman kos, sehingga saksi langsung naik ke lantai atas kos, Sesampainya di lantai atas, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak. Karena panik, saksi kemudian turun dan mencari Pecalang yang berada di sebelah Barat kos untuk memberitahukan kejadian tersebut. 

Bacaan Lainnya

“Beberapa menit kemudian, Pecalang bersama petugas Kepolisian datang ke lokasi untuk menindaklanjuti kejadian tersebut,” ungkapnya.

Sementara saksi Marten Ngongo (40) asal Sumba Barat Daya, menerangkan bahwa awalnya ia ikut minum bersama saksi bernama Abdontius Doku Bani dan teman-teman lainnya. Kemudian terjadi keributan, namun saksi tetap melanjutkan kegiatan minum-minum tersebut. 

“Lalu beberapa menit kemudian Pecalang datang dan membubarkan kami, sehingga saya langsung masuk ke kamar. Selanjutnya, saya kembali mendengar adanya keributan dari luar kamar, sehingga saya keluar kamar dan melihat suasana di halaman kos sudah ramai,” terangnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tusuk pada bagian dada tengah. Informasi yang berhasil dihimpun luka yang dialami korban di area semi kritis dengan lebar sekitar 1 cm. Sedangkan kedalaman belum diketahui. Saat ini korban mendapat perawatan intensif di RSUP Prof Ngoerah di Sanglah. Sementara barang bukti yang diamankan satu buah bilah pisau dan beberapa kapas berisi bekas darah korban.

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan sedang dalam penyelidikan. 

“Untuk pelakunya sedang dalam penyelidikan. Sedangkan kondisi korban masih dicek anggota,” jawabnya singkat. (007)

Pos terkait