Ditabrak Boat, WNA Norwegia Tewas di Perairan Tanjung Pakaang Nusa Penida

wna tewas
Polsek Nusa Penida evakuasi korban tertabrak boat di Nusa Penida. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Aparat Kepolisian bergerak cepat dalam menangani peristiwa kecelakaan laut yang menimpa seorang WNA di perairan Tanjung Pakaang, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (2/5/2026). Korban merupakan warga negara asing (WNA berinisial MEB (34) asal Norwegia, meninggal dunia setelah tertabrak boat snorkeling saat melakukan aktivitas spearfishing..

Kapolsek Nusa Penida Kompol  I Ketut Kesuma Jaya, menyampaikan bahwa pihaknya segera menerjunkan personel ke lokasi begitu menerima laporan kejadian. 

Bacaan Lainnya

“Kami bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan, mulai dari evakuasi korban, mengamankan lokasi, hingga mengumpulkan keterangan para saksi. Kami juga berkoordinasi dengan pihak medis dan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan di lapangan, korban awalnya melakukan spearfishing bersama rombongan di perairan Tanjung Pakaang. Namun, sekitar pukul 09.40 Wita, korban tertabrak boat snorkeling yang melintas, sehingga menyebabkan korban tenggelam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi ke permukaan oleh salah satu penumpang boat.

Setelah dievakuasi ke Pelabuhan Toyapakeh, korban sempat mendapatkan penanganan medis di Klinik Nusa Medical. Namun, meskipun telah dilakukan upaya resusitasi jantung paru (RJP) selama kurang lebih satu jam, korban dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya, aparat Kepolisian bersama instansi terkait melakukan proses evakuasi jenazah korban dari Nusa Penida menuju RSUP Prof Ngoerah Denpasar guna penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi berjalan dengan lancar sebagai bentuk respons cepat dan sinergitas antar instansi dalam menangani kejadian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka lebam pada dada kanan bawah, patah tulang kaki kanan, serta luka robek pada paha kanan. 

Saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut, termasuk mendalami keterangan saksi-saksi serta pihak boat yang terlibat. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku wisata bahari untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di laut. (roni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *