Ganti Tiang Keropos, Pekerja PLN di Tembuku Tersengat Listrik

tersengat listrik1
Korban tersengat listrik saat tangani di RSUD Bangli. (ist)

BANGLI |  patrolipost.com – Nasib apes dialami Ahmad Jaenal Abidin (29) seorang pekerja harian lapangan PLN. Pekerja asal Gersik Jawa Timur ini terjatuh karena tersengat aliran listrik saat melakukan pemeliharaan jaringan di Banjar Penida Kaja, Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Kamis (9/4/2026).

Kapolsek Tembuku AKP I Putu Dadi menjelaskan, kejadian yang menimpa pekerja itu terjadi sekitar pukul 15.20 Wita. Korban bersama tim melakukan perbaikan jaringan listrik, tepatnya pada tiang yang mengalami kerusakan (kropos). Sebelum pekerjaan dilakukan, aliran listrik telah dipadamkan. Namun diduga masih terdapat arus listrik dari sumber lain, seperti genset milik warga, yang menyebabkan korban tersengat saat berada di atas tiang.

Bacaan Lainnya

“Karena sengatan Listrik, korban langsung jatuh dari ketinggian hampir 8 meter,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Tembuku II dan kemudian dirujuk ke RSU Bangli. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada bagian perut dan paha kanan. Selain itu, kaki kanan korban tidak bisa digerakkan.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan diperkuat keterangan saksi, korban diketahui memanjat tiang seorang diri, sementara empat rekannya bekerja di bawah,” tegas AKP I Putu Dadi.

Terpisah Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Bangli Putu Edy Dahliawan, menyampaikan kondisi korban tidak terlalu parah. Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi vital korban dalam keadaan normal dan tidak mengalami penurunan kesadaran saat kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi korban stabil, tidak pingsan dan tanda vital normal. Saat ini masih menunggu hasil rontgen,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari sisi keselamatan kerja, seluruh prosedur telah dijalankan dengan baik. Alat pelindung diri (APD), rambu, serta aspek K3 telah terpenuhi sesuai standar. Menurutnya, korban merupakan tenaga harian dari pihak ketiga yang bekerja sama dengan PLN.

Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan dan belum diperbolehkan pulang sambil menunggu penanganan lanjutan. Pihak Kepolisian menyatakan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja dan masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi korban.

Ketika disinggung penyebab korban terjatuh,  Putu Dahliawan mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Saya tidak pasti penyebab korban alami kecelakaan saat bekerja perbaiki fasilitas milik PLN tersebut. Nanti akan saya tanya dulu dengan petugas yang ada di lapangan saat kejadian,” sebut Putu Dahliawan. (750)

Pos terkait