BANGLI | patrolipost.com – Bangunan suci berupa Meru Tumpang Tiga tempat berstananya Batara Wisnu di Pura Puseh Banjar Jaya Maruti, Desa/Kecamatan Kintamani dilalap si jago merah pada Jumat (2/1/2026) sekira pukul 08.30 Wita. Diperkirakan kerugian material mencapai Rp 400 juta.
Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Ketut Gede Ratwijaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya kebakaran tempat suci tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Wayan Adi Dharma. Dimana saksi sekira pukul 07.30 Wita sedang berada di kandang ayam miliknya yang lokasinya di sebelah Utara Pura Puseh Desa Kintamani.
Sebelum kebakaran terjadi saksi sempat mendengar suara ledakan kembang api di sekitar pura.
“Selang beberapa saat kemudian saksi melihat atap meru yang terbuat dari ijuk di Pura Puseh KIntamani mengeluarkan asap,” ungkap Iptu Ratwijaya.
Lanjut perwira asal Banjar Banguan Lemah, Desa Apuan Kecamatan Susut ini, melihat hal tersebut saksi langsung meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor desa. Warga dibantu perangkat desa dan petugas dari Polsek KIntamani melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya.
Beberapa menit kemudian datang mobil Damkar Pemkab Bangli dan petugas Damkar langsung memadamkan api yang sedang menyala. Setelah berjuang hampir 1 jam, petugas Damkar berhasil memadamkan api.
“Tim dari Inafis Polres Bangli telah turun melakukan olah TKP, petugas telah mengamankan barang bukti berupa kayu dan ijuk bekas terbakar,” kata Iptu Ratwijaya.
Sementara penyebab kebakaran kuat dugaan bersumber dari percikan kembang api yang mengenai atap meru tumpang tiga yang berbahan ijuk.
“Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan sekitar Rp 400 juta. Petugas sedang mendalami kasus ini,” tegas Iptu Ketut Gede Ratwijaya. (750)
