BANGLI | patrolipost.com – Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani – Bangli tahun ini mendapat bantuan DAK Sanitasi berupa pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Dirjen Cipta Karya.
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Bangli I Komang Ariana mengatakan sejatinya tahun ini ada enam desa yang mengajukan proposal untuk pembangunan TPS3R ke pemerintah pusat yakni Desa Batur Tengah, Kembang Sari (Satra), Desa Sulahan, Desa Tembuku.
Namun hanya 1 desa yakni Desa Batur Tengah yang mendapat bantuan tempat pengolahan sampah tersebut.
“Usulannya dari bawah dan yang menentukan pemerintah pusat,” ujar Komang Ariana pada Kamis (21/5/2026).
Lanjut Komang Ariana pertimbangan pusat memilih Desa Batur Tengah kemungkinan karena wilayah tersebut merupakan daerah pariwisata.
Nilai DAK yang diterima sebesar Rp 600 juta. Dana selain untuk pembangunan fisik juga untuk pengadaan dua mesin operasional untuk mendukung proses pengolahan sampah dan motor Viar.
“Untuk proses pembangunan dilakukan secara swakelola dan sekarang masih tahap persiapan,” jelasnya.
Beber Komang Ariana, ada beberapa persyaratan harus dipenuhi guna dapat mengakses bantuan ini. Salah satunya adalah ketersedian lahan minimal 4 are.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli I Putu Ganda Wijaya sebelumnya mengakui bahwa upaya membangun TPS3R tidak mudah. Pembangunannya membutuhkan anggaran besar. Belum lagi soal pengelolaannya. Oleh karena itu, pembangunan sangat ketergantungan dengan bantuan pemerintah pusat.
“Persyaratan tidak mudah, lahan harus jelas, begitu juga dengan komitmen pengelolaanya,” ujar Ganda.
Berdasarkan data 2025, dari total 73 desa dan kelurahan yang ada di Bangli, baru 14 yang memiliki TPS3R. (750)





