Prihatin! Anggaran Promosi Pariwisata Bangli hanya Rp 130 Juta

panglipuran1
Desa Wisata Penglipuran jadi andalan pariwisata Bangli. (ist) 

BANGLI | patrolipost.com – Di balik upaya pemerintah daerah menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata ternyata tidak dibarengi dengan ketersediaan anggaran promosi pariwisata yang memadai. Buktinya pada tahun ini anggaran untuk promosi sebesar Rp 130 juta.

Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Bangli Ni Wayan Sarmiani  mengatakan untuk besaran anggaran promosi pariwisata hanya Rp 130 juta. Anggaran promosi tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 90 juta.

Lanjutnya, anggaran Rp 130 juta digunakan untuk beberapa kegiatan, di antaranya mengikuti pameran pada ajang Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) pada tanggal 28-30 Mei di Nusa Dua Bali.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh ratusan buyer dari puluhan negara dan seller yang berasal dari berbagai negara dan 13 provinsi di Indonesia.

Selain itu anggaran juga digunakan untuk promosi ke luar daerah dalam hal ini ke Yogyakarta.

“Untuk promosi ke Yogyakarta kita menggandeng Desa Wisata Penglipuran dan sesuai sekejul kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober nanti,” sebutnya saat dihubungi, Kamis (2/7/2026).

Kata Sarmiani melihat ketersediaan anggaran maka berbagai terobosan dilakukan dalam kaitannya mempromosikan destinasi pariwisata di Kabupaten Bangli melalui plafon media sosial (Instagram dan TikTok).

Selain itu promosi juga dilakukan lewat ajang Jegeg-Bagus. Dimana menurutnya lewat  ajang ini pemenang akan bertugas mempromosikan pariwisata dan melestarikan budaya. (750)

Pos terkait