DENPASAR | patrolipost.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) mengelar aksi damai di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusra, Kementerian Lingkungan Hidup, Jl Ir H Juanda No 2, Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Kamis (16/4/2026) pagi.
Menggunakan 230 unit truk dan 60 unit sepeda motor, dengan jumlah massa sekitar 600 orang, massa dikawal puluhan personel polisi dan anggota Satpol PP. Ratusan truk yang digunakan untuk aksi itu berasal dari swakelola dan jasa pengangkut sampah dari Denpasar dan Badung.
Ketua Forkom SSB I Wayan Suarta mengatakan, pihaknya merasa perlu menyampaikan aspirasi mengenai pengelolaan sampah di Bali karena berkaitan dengan citra pariwisata Bali.
Ada 3 tuntutan yang mereka layangkan dalam aksi ini kepada pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat, yakni:
- TPA Suwung tetap dibuka tanpa pembatasan pembuangan sampah dengan tetap melakukan revitalisasi sampai fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi listrik PSEL beroperasi.
- Memohon kepada Presiden Republik Indonesia berkenan turun tangan untuk menyelesaikan polemic sampah di Bali.
- Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, maka kami akan mogok massal mengangkut sampah.
Dikawal Polisi dan Satpol PP
Massa awalnya berkumpul di Jl Serangan, Denpasar Selatan, kemudian mulai bergerak sekitar pukul 09.30 Wita dengan menggunakan 230 unit truk dan 60 unit sepeda motor, dengan jumlah massa diperkirakan mencapai 600 orang.
Selama perjalanan menuju lokasi aksi, rombongan mendapatkan pengawalan dari personel Polsek Denpasar Selatan guna memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta menjaga situasi tetap kondusif.
Sebelum massa bergerak, Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga SIK MH bersama Kasat Intelkam Polresta Denpasar memberikan arahan dan imbauan kepada para peserta aksi agar tetap mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas. Personel kami juga melaksanakan pengawalan guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Sementara itu Kasatpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, Satpol PP Bali menerjunkan 50 personel untuk mengawal aksi demo Forum SSB. Ia menyebutkan, pengamanan ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan namun hal ini menurutnya hanya sebagai bentuk antisipasi karena aksi ini merupakan aksi damai.
“Mereka sudah sepakat untuk menhindari kericuhan,” ujarnya. (hms/007)
