Terkena Proyektil Peluru Saat Berburu, Warga Bangbang Akhirnya Meninggal Dunia

tertembak1
Foto ilustrasi. (net)

BANGLI | patrolipost.com – Sempat menjalani perawatan intensif di RSUP Prof Ngoerah Denpasar pasca tertembak proyektil peluru saat berburu, akhirnya nyawa I Ketut Puja Antara (41), warga Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli tidak bisa diselamatkan. Pria ini meninggal dunia pada Jumat (4/9), dan jenazahnya kemudian menjalani autopsy, Minggu (6/9/2026) pagi.

Kapolsek Tembuku AKP I Putu Dadi saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Namun demikian pihaknya belum menerima hasil autopsi korban.

Bacaan Lainnya

”Korban meninggal Jumat sore.  Jenazah diotopsi Minggu pagi. Dan kami i belum menerima hasilnya,” ujar Dadi.

Kata AKP Dadi  hasil autopsi nantinya akan menjadi salah satu bahan untuk mengetahui penyebab kematian korban. “Yang jelas nanti hasil autopsi akan disampaikan dari pihak rumah sakit,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa naas tersebut terjadi pada Rabu (2/9) sekira pukul 20.00 Wita. Dimana korban bersama rekan-rekannya pergi berburu. Lokasi pertama tempat berburu di Banjar Sideparna. Desa Yangapi, Tembuku. Hasil berburu di lokasi pertama yakni 1 ekor musang.

Belum puas korban bersama rekan-rekannya pindah lokasi berburu.  Lokasi kedua berupa jurang. Sesampai di bibir jurang kegiatan berburu dibagi menjadi tiga tim dengan menelusuri atau menyisir areal jurang. Selang beberapa saat kemudian rekan-rekan korban mendengar seperti ada sesuatu yang jatuh. Setelah ditelusuri korban ditemukan sudah terkapar di lereng jurang dan tidak sadarkan diri.

Melihat hal tersebut rekan-rekannya langsung menggotong korban menuju jalan raya dan dengan menggunakan mobil dilarikan ke RS BMC Bangli. Rekan korban juga menghubungi pihak keluarga korban. Karena luka yang serius, besok paginya korban akhirnya dirujuk ke RSUP Prof  Dr IGNG Ngoerah, Denpasar. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *